

inNalar.com – Untuk mendukung konektivitas ke daerah Labuan Bajo, pemerintah telah membangun sebuah jalan baru dan diresmikan pada Maret tahun 2023.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyar (PUPR) telah berhasil menyelesaikan pembangunan jalan baru yang menghubungkan Labua Bajo dengan Golo Mori, di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Barat.
Peresmian proyek pembangunan jalan sebagai penyokong konektivitas antar daerah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dengan melakukan tandatangan prasasti di Km 16.
Pembangunan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah Labuan Bajo.
Proyek pembangunann jalan ini kenghabiskan dana hingga Rp481 Miliar dengan menggunakan APBN.
Pembangunan jalan tersebut dibangun pada April tahun 2022 dan selesai pada bulan Maret 2023, sehingga sesuai perencanaan.
Pembangunan jalan yang menuju ke Labuan Bajo dibagi menjadi 5 segmen dengan total panjang total 25 Km.
Kelima segmen tersebut yaitu, Labuan Bajo – Simpang Nalis sepanjang 6,15 km, Simpang Nalis – Simpang Kenari sepanjang 6,50 km, Simpang Kenari –Warloka sepanjang 5,10 km, Warloka – Tanamori sepanjang 4,25 km, dan peningkatan jalan menuju Desa Golo Mori sepanjang 3 km.
Pembangunan akses Jalan Labuan Bajo- Gono Mori dilakukan dengan mengedepankan beberapa aspek seperti kualitas pembangunan, estetika serta keberlanjutan lingkungan.
Sehingga saat pembangunan teah dirancang secara matang bagaimana pengguna jalan bisa nyaman saat melewati jalan tersebut dengan jalan yang aman dan udara yang sejuk karena terdapat pepohonan di pinggir jalan.
Dengan diresmikannya proyek Jalan Labuan Bajo- Gono Mori diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke daerah Labuan Bajo.
Jika pariwisata Labuan Bajo meningkat, bisa menjadi salah satu penyokong perekonomian di Nusa Tenggara Tinur yang bisa menaejahterakan masyarakat disekitarnya juga.***