

inNalar.com – Swedia dan Denmark kini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi melewati Jembatan Oresund.
Mahakarya arsitektur dan teknik modern ini dibangun dengan biaya sekitar Rp65,2 triliun untuk menghubungkan kedua negara di Eropa tersebut.
Dengan panjang 15,8 km, infrastruktur megah ini dinobatkan menjadi jembatan rel terpanjang di Eropa.
Selain mengesankan dari segi panjangnya, Oresund memiliki keunikan tersendiri. Jalurnya sebagian besar berada di atas laut dan sisanya melintasi terowongan bawah laut.
Pembangunan jembatan terpanjang di Eropa ini dimulai pada tahun 1995 dan selesai pada tahun 2000.
Infrastruktur jalan sekaligus rel ini menghubungkan kota Malmo di Swedia dan Kopenhagen di Denmark. Hal ini memungkinkan mobilitas yang lebih cepat dan mudah bagi masyarakat di kedua negara.
Sebelum infrastruktur raksasa ini ada, transportasi antarnegara hanya bisa dilakukan melalui kapal feri atau rute darat yang jauh memutar.
Kini, dengan Oresund, waktu perjalanan terpangkas menjadi sekitar 10 menit menggunakan kereta api.
Cepatnya akses juga memudahkan aktivitas ekonomi regional Oresund yang meliputi kedua kota tersebut.
Baca Juga: Indeks Bisnis UMKM BRI Q3 2024: Ekspansi Melambat, Saatnya Perkuat Daya Beli
Keistimewaan Jembatan Oresund terletak pada desain dan struktur yang sangat inovatif.
Di bagian tengah perairan, jalurnya mengarah ke Pulau buatan Peberholm.
Pulau ini berfungsi sebagai transisi dari jalan layang ke terowongan bawah laut sepanjang 4 kilometer, dikenal sebagai Drogden Tunnel.
Pembangunan Jembatan Oresund membawa dampak besar bagi perkembangan ekonomi dan hubungan sosial kedua negara.
Selain itu, infrastruktur ini juga memfasilitasi peningkatan pariwisata dan mempererat hubungan sosial dan budaya antara kedua bangsa.
Dengan adanya jembatan ini, lebih banyak orang Swedia dan Denmark yang dapat bekerja di negara tetangga tanpa harus meninggalkan kampung halaman mereka.
Jembatan Oresund kini menjadi simbol ikonik yang mencerminkan keberhasilan kolaborasi arsitektur dan teknologi di Eropa.
Selain itu, Jembatan ini sudah menjadi objek wisata yang menarik pengunjung dari seluruh dunia.
Orang-orang yang melintasi jembatan ini bukan hanya disuguhi pengalaman perjalanan lintas negara yang cepat dan nyaman.
Bagian jembatan yang tenggelam ke dalam terowongan bawah laut juga menambah daya tarik tersendiri, memberikan pengalaman unik bagi para pelintas.
jembatan ini adalah bukti nyata dari kesuksesan kerja sama antara Swedia dan Denmark, yang mendekatkan dua negara dengan sejarah, budaya, dan ekonomi yang erat.***(Muhammad Arif)