

inNalar.com – Kalimantan Utara merupakan provinsi termuda yang ada di Pulau Borneo.
Provinsi Kalimantan Utara ini di bentuk pada tahun 2012 lalu dan kini terus meningkatkan infrastruktur.
Salah satu infrastruktur yang tengah digarap di Kalimantan Utara adalah sebuah PLTA atau pembangkit listrik tenaga air.
PLTA ini dinamai dengan PLTA Mentarang karena berlokasi di kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
Tepatnya, PLTA Mentarang Induk ini berlokasi di Sungai Mentarang berjarak sekitar 35 km dari bagian hulu Kota Malinau di Kabupaten Malinau.
Pembangunan ini telah dimulai pada bulan maret lalu dimana Presiden RI, Jokowi telah meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking).
Proyek PLTA Mentarang ini merupakan bagian dari Proyek Strategi Nasional atau PSN.
Proyek PLTA Mentarang dibangun oleh PT Kayan Hydro Energy atau dikenal dengan PT KHN.
Rencannya, PLTA Mentarang nantinya akan memiliki kapasitas sebesar 1.375 Megawatt yang berpotensi menghasilkan listrik sebesar 9 Terawatt per jam.
Tak hanya itu, PLTA Mentarang ini akan dibangun dengan dimensi bendungan memiliki tinggi 235 m dan lebar 812m.
Jenis bendungan dari PLTA Mentarang ini bertipe tanah urug berlapis beton atau Concrete Faced Rockfill Dam (CFRD).
PLTA Mentarang ini dirancang dengan ketinggian puncak bendungan sekitar 220 meter dan panjang sekitar 750 meter.
Mulai dibangun tahun ini, PLTA Mentarang ditargetkan rampung dan dapat beroperasi pada tahun 2029.
Artinya waktu yang dibutuhkan untuk pembangunan PLTA Mentarang ini adalah selama 7 tahun.
Nilai investasi untuk pembangunan PLTA ini juga tidak main-main dan menyentuh angka puluhan triliun yakni mencapai Rp40 Triliun.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi