

inNalar.com – Sempat viral di media sosial jembatan sambera yang mengalami kerusakan ini terletak di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara.
Kini Jembatan Sambera akan dikebut perbaikannya sehingga dapat digunakan pada akhir atau awal tahun 2024 nanti.
Pada tahun 2021 Jembatan Sambera mengalami perbaikan dengan menghabiskan anggaran Rp 1 Miliar, namun kondisinya kembali memprihatinkan.
Banyak warga yang mengeluhkan kondisi jembatan karena kondisinya cukup membahayakan bagi pengguna jalan.
Dinas Pekerjaan umum Kukar menanggapi keluhan warga dan telah menyiapkan perbaikan permanen untuk jembatan.
Di atas Jembatan tersebut telah dilakukan semenisasi sepanjang 60 meter dan lebar 8 meter.
Proses ini akan diperkirakan menghabiskan anggaran APBD Kukar sebesar Rp13 Miliar.
Menurut Kabid Bina Marga DPU Kukar Restu Irawan proses perbaikan akan dilakukan pada Mei 2023 setelah persiapan dan lelang terlaksana.
Jembatan tersebut menjadi salah satu akses penghubung antara Kecamatan Karangmangu dan Bontang.
Akibatnya akses akan ditutup total dengan portal selama proses perbaikan dilakukan.
Penutupan jembatan dilakukan untuk mempermudah pengerjaan proses rehabilitasi jembatan.
Akses jalan akan dialihkan menggunakan jalan Pipeline Pertamina.
Jembatan akan diperkuat agar bisa dilintasi, Karena untuk membuat jembatan baru akan menelan anggaran diperkirakan sebesar Rp25 Miliar.
Karena kondisi jembatan masih layak maka dilakukan efisiensi dengan memaksimalkan dan memperkuat, serta permukaan jembatan akan diaspal.
Jembatan sambera nantinya akan memperkuat rangka-rangka jembatan dengan baja WF, mengganti lantai bondeck dengan beton K350, dan memperkuat tiang utama.
Proses rehabilitasi jembatan sambera merupakan bentuk kepedulian dari Pemkab Kukar kepada masyarakat.***