Telan Anggaran 18 Triliun, Ternyata Tol di Jawa Barat Ini Gunakan Busa Sebagai Material Utamanya


inNalar.com – 
Banyak sekali di Indonesia tengah melakukan pembangunan jalan tol.

Dari salah satu jalan tol yang tengah dibangun, ada satu tol yang penggunaan bahannya menggunakan teknologi terbaru.

Terletak di Jawa Barat, pembangunan dari jalan tol ini bahkan menggunakan busa sebagai bahan konstruksinya.

Baca Juga: Warga di Prigen Pasuruan Temukan Candi saat Bersihkan Tempat Pemakaman Umum, Begini Penampilannya

Tentu yang digunakan bukanlah busa yang dipakai dalam sofa, apalagi busa di dalam kasur.

Busa yang digunakan dalam pembangunan tol ini adalah teknologi geofoam yang menggunakan busa berbentuk balok besar dengan disusun layaknya lego.

Bahkan, Pemakaian busa yang dilakukan dalam pembangunan jalan tol ini merupakan terobosan pertama di Indonesia.

Baca Juga: Panjang 8,9 KM, Kini Padang Miliki Terowongan Terpanjang di Indonesia? Tembus Perut Bukit Barisan

Dengan dibangun di atas lahan dengan panjang seluas 60,3 km, apakah nantinya pembangunan jalan tol berbasis teknologi busa ini dijamin akan lebih kuat dan tahan lama?

Berdasarkan akun Instagram @pupr_jalan_dkijabar, pembangunan tol di Jawa Barat ini memang menggunakan teknologi geofoam.

Sedangkan Jalan tol yang dijelaskan menggunakan teknologi Geofoam adalah tol Cisumdawu.

Baca Juga: Telan Biaya Rp1,6 Triliun, Waduk di Wonogiri, Jawa Tengah Ini Tenggelamkan 51 Desa

Dengan memiliki panjang 60,3 km, Jalan tol ini akan menghubungkan daerah wilayah Cileunyi, Sumedang, Dawuhan.

Karena itulah jalan tol ini dinamakan tol Cisumdawu, (Cileunyi – Sumedang – Dawuhan).

Berdasarkan penjelasan presiden RI Jokowi, biaya yang dihabiskan dalam pembangunan jalan tol Cisumdawu ini sebesar 18,3 triliun. Dengan dana dari pemerintah sebanyak Rp. 9,07 triliun, dan sisanya ditambahi oleh KPBU swasta.

Adapun Teknologi Geofoam yang digunakan dalam pembangunan tol Cisumdawu ini akan digunakan untuk menggantikan timbunan tanah dari badan jalan.

Kelebihan dari Material ini sendiri sebenarnya tergolong ringan sekaligus tahan air.

Ditambah lagi, teknologi Geofoam menggunakan material busa ini juga dapat mengurangi dari beban berlebih di tanah dasar, jadi hal ini akan membuat jalan tol menjadi lebih kuat dan aman.

Dengan menggunakan teknologi Geofoam yang menggunakan busa, maka dipercaya akan membuat pembangunan jalan tol menjadi lebih cepat.

Itulah tol Cisumdawu, yang menggunakan busa dengan teknologi geofoam dalam pembangunan jalan tolnya. Semoga hal itu akan sebanding dengan pengeluarannya yang sebesar 18,3 triliun.

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]