

inNalar.com – Mungkin sudah banyak orang tahu, pada era kepemimpinan presiden Jokowi tengah banyak dilakukan pembangunan infrastruktur agar membuat Indonesia menjadi negara yang lebih maju.
Salah satunya adalah jalan tol, yang kali ini akan menjadi tol terpanjang di Indonesia, yaitu jalur Bandung-Cilacap.
Tidak tanggung-tanggung, pembangunan jalan tol dari Bandung (Gedebage) sampai Cilacap ini menghabiskan dana sebesar 56 Triliyun, dengan panjang 206,65 kilometer.
Baca Juga: Gunung di Mojokerto Ini Disebut Jadi Istana Naga di Jawa Timur, Punya Batu Pusaka Hijau Mengkilap!
Jika pembangunan jalan tol Bandung-Cilacap saja menghabiskan uang sebanyak itu, lalu berapa tarif yang akan dikenakan nanti saat tol ini beroperasi?
Sekedar informasi, PT Jasa Marga Tbk.(JSMR) bersama konsorsium merupakan pemenang dari lelang yang dilakukan pemerintah dalam pembangunan ruas tol sepanjang 206,65 kilometer, yang adalah tol terpanjang di Indonesia dengan nilai investasi sebesar Rp. 56,2 triliyun.
Dengan dimenangkannya lelang tersebut oleh Jasa Marga dan konsorsium, maka mereka berhak atas mendapatkan konsesi selama 40 tahun atas jalan tol terpanjang di Indonesia ini.
Berdasarkan dari sumber terpercaya, tarif yang dikenakan pada kendaraan golongan I yang melintasi tol ini telah ditetapkan sebesar Rp. 2.025 per kilometernya.
Jadi dengan tol sepanjang 206,65 kilometer, jika yang digunakan adalah jalur dari Bandung hingga Cilacap, maka harga akhir yang dikeluarkan adalah kisaran Rp. 418.466.
Harga tersebut muncul dari perkalian harga per satu kilometer dengan panjang ruas dari Bandung hingga Cilacap. Jadi tidak heran jika bisa menghabiskan sampai Rp. 400 ribuan.
Baca Juga: Kampung Unik di Tasikmalaya, Jawa Barat Ini Rumornya Dihuni Prajurit Naga, Benarkah?
Meskipun lelang ini dulunya dimenangkan oleh Jasa Marga dan konsorsium, namun proyek ini Jasamarga akan bekerja sama dengan PT Gama Group, PT Daya Mulia Turangga, PT Jasa Sarana, PT PP (Persero) Tbk., PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Berdasarkan Danang Parikesit, selaku Kepala BPJT Kementerian PUPR ia menjelaskan jika pembangunan Jalan Tol Bandung-Cilacap ini adalah proyek prioritas selama era kepemimpinan Presiden Jokowi.
Karena pesan dari Presiden Jokowi sendiri dan Menteri Basuki di tahun 2022, mereka mengatakan jika semenjak tahun 2022 merupakan tahun kualitas. Jadi dengan pembangunan ini, diharapkan akan menjadi infrastruktur yang berkualitas sekaligus memiliki standar internasional.
Sebagai informasi, dengan melintasi 2 provinsi, panjang jalurnya pun berbeda, yaitu dengan Jawa Barat sepanjang 171,40 km, sedangkan Jawa Tengah sepanjang 35,25 km.
Meskipun dikatakan Bandung-Cilacap, namun ruas jalur tol ini sebenarnya melalui Kabupaten Bandung di Gedebage Junction Jawa Barat, selanjutnya melewati daerah Majalaya, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran, hingga akhirnya masuk ke wilayah Cilacap di Jawa Tengah.
Perlu diperhatikan, proyek pembangunan tol Bandung-Cilacap yang menyandang gelar terpanjang di Indonesia ini akan dibangun melalui 2 tahap dengan waktu yang cukup lama.
pembangunan ruas tol yang pertama dilakukan adalah Gedebage-Tasikmalaya yang dimulai pada tahun 2022 kemarin hingga tahun 2024.
Selanjutnya akan dilanjutkan pada tahap kedua, yaitu pembangunan ruas jalur Tasikmalaya-Cilacap dalam rencana tahun 2027 hingga tahun 2029.
Nah itulah tarif tol Bandung-Cilacap yang menyandang gelar terpanjang di Indonesia dengan menghabiskan dana Rp. 56 Triliyun. Dengan membaca tarif di atas, apakah cukup murah saat berpindah provinsi?
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi