Telan 200 Miliar, Jalur Lintas Selatan Tulungagung-Trenggalek di Jawa Timur Ini Hadirkan View Rasa Brasil

inNalar.com – Jalur Lintas Selatan (JLS) adalah proyek pembangunan Pemerintah untuk menghubungkan kota-kota di Jawa Timur yang terletak di sepanjang pantai selatan.

Sekilas, jalur ini sedikit mirip dengan Jalur Pantai Utara (Pantura) di pesisir utara, bedanya JLS berfokus pada wilayah pesisir selatan dan telah berlangsung sejak 2002.

Proyek Jalur Lintas Selatan direncanakan untuk menghubungkan kota-kota pesisir pantai selatan, mulai dari Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Malang, Lumajang, dan berakhir di Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: Gunung Berapi di Yogyakarta Ini Ternyata Dulunya Ada di Dasar Laut, Usianya Sudah 60 Juta Tahun

Proyek JLS sendiri memiliki panjang total 634,11 km dan membutuhkan lahan seluas 13.515.288,00 m2.

Pertengahan 2023 lalu, JLS telah rampung separuh perjalanan dengan menghubungkan Kabupaten Trenggalek ke Tulungagung dan dibuka untuk umum.

View yang dihadirkan di jalan ini juga bukanlah omong kosong belaka. Bila Malang-Pacitan membelah gunung, jalur Tulungagung-Trenggalek menyuguhkan pemandangan pantai yang diapit tebing.

Baca Juga: Dipercaya Angker, Ternyata Wilayah Penggalian Tanah di Mojokerto Jawa Timur Ini Terdapat Candi Era Majapahit

Pantai yang dapat dilihat dan dikunjungi dari jalur ini pun terdapat tiga macam, yaitu Pantai Brumbun, Pantai Prigi, dan Pantai Klatak.

Pemandangan pantai dan gunung yang berada dalam satu jangkau pandangan membuat JLS Tulungagung-Trenggalek menyuguhkan view layaknya Brasil.

Tidak heran, jalur ini pun menjadi objek wisata baru, mengundang banyak pengendara untuk berhenti dan berfoto karena pemandangan yang sangat indah.

Baca Juga: Jalan Trans Sulawesi Diperkirakan akan Memiliki Panjang 2000 Kilometer yang Menghubungkan Seluruh Provinsi

Dilansir dari berbagai sumber, pembangunan JLS di Jawa Timur ini diketahui membutuhkan biaya sekitar 4 miliar setiap kilometernya.

Melihat jalur Tulungagung-Trenggalek yang memiliki panjang 54,98 kilometer, bisa diasumsikan bahwa pembangunan JLS ini memakan lebih dari 200 miliar Rupiah.

Akan tetapi, pemerintah masih belum mendapatkan anggaran untuk sisa pembangunan jalan sepanjang 135 km dari total 628 kilometer.

Kendala anggaran inilah yang membuat proyek JLS tidak kunjung rampung meski telah dilaksanakan sejak tahun 2002.

Jalur Lintas Selatan atau yang biasa disebut Pansela ini juga menghubungkan Jawa Timur hingga Provinsi Banten.

Dengan adanya jalur ini, diharapkan akan lebih memudahkan aksesibilitas antara kota-kota di pesisir selatan, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata lokal.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]