Telah Diresmikan Sejak 2021, Bendungan Tapin di Kalimantan Selatan Ini Beri Banyak Manfaat Bagi Masyarakat

inNalar.com – Bendungan Tapin merupakan 1 dari 36 Bendungan yang telah dibangun dan diresmikan oleh Presiden Jokowi.

Bendungan Tapin termasuk sebagai salah satu proyek pembangunan infrastruktur yang dikerjakan oleh pemerintahan Presiden Jokowi.

Bendungan yang berlokasi di Desa Pipitak Jaya, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan ini telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada Kamis, 18 Februari 2021.

Baca Juga: Kocak! Kelakukan Bocil Perempuan Paksa Abangnya Cosplay Jadi Mermaid, Ekspresinya Pasrah Bikin Gemes

Bendungan yang telah dibangun dari tahun 2015 tersebut, ternyata menghabiskan dana mencapai Rp986,5 Miliar.

Bendungan Tapin dibangun dengan diikuti pembangunan jaringan irigasi.

Dikutip dari video Youtube resmi milik Sekretariat Presiden yang tayang pada 18 Februari 2021, menjelaskan pembangunan Bendungan diikuti dengan pembangunan jaringan irigasi hingga ke lahan sawah milik petani.

Baca Juga: Sudah Berdiri Sejak 1991, Pabrik Permen Terbesar di Jawa Timur Ini Gulung Tikar Bukan Karena Hutang, Lalu?

Kapasitas daya tampung dari Bendungan Tapin adalah 56,77 juta meter kubik dengan luas genangan yang mencapai 425 hektare.  

Oleh sebab itulah, biaya yang dikeluarkan pun sangat banyak.

Sebelum diresmikan oleh Presiden Jokowi, Bendungan Tapin telah memberikan dampak baik yakni mampu mengurangi aliran banjir.

Baca Juga: Rugikan Negara Rp 1,5 Triliun, PLTU di Kalimantan Barat Ini Mangkrak Selama 7 Tahun, Malah Bangun 4 PLTU Baru?

Dampak baik tersebut dibuktikan saat terjadi banjir besar beberapa tahun yang lalu, sehingga di wilayah tersebut hanya tertimpa sedikit saat banjir terjadi.

Setelah diresmikan oleh Presiden Jokowi, Bendungan Tapin semakin memberikan banyak manfaat untuk masyarakat.

Dilansir inNalar.com dari salah satu video dari Youtube resmi KemenPUPR yang tayang pada 3 November 2022, menyebutkan dampak dari hadirnya Bendungan ini tampak dari perekonomian bagi para petani.

“Dengan adanya Bendungan ini, maka meningkat menjadi 7 sampai 8 Ton perhektar.” ungkap Nafiah sebagai Ketua P3-TGAI dalam video Youtube KemenPUPR.

Setelah adanya Bendungan Tapin para petani bisa menanam 2 kali hingga 3 kali tanam.

Berbeda saat sebelum adanya kehadiran Bendungan Tapin, yang hanya bisa menanam sekali saja.

Selain berfungsi sebagai pengedalian banjir dan pengairan irigasi terhadap sawah, dikutip dari situs resmi presidenri.go.id, Bendungan Tapin berpontesi sebagai area wisata.

Potensi tersebut langsung dimanfaat oleh para warga sekitar sehingga bisa menjadi ladang sumber mata pencaharian baru untuk mereka.

Dikutip dari Youtube resmi milik Presiden Joko Widodo, Bendungan besar ini dapat diandalkan untuk berbagai manfaat diantaranya pengendalian banjir, penyediaan air baku, pengairan irigasi, dan sumber tenaga listrik.***

Rekomendasi