

inNalar.com – Bandara Syamsuddin Noor merupakan bandara terbesar di Kalimantan Selatan.
Lokasinya berada di Jalan Akses Bandara Baru, Landasan Ulin Utara, Kec. Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Beberapa tahun lalu, bandar udara ini mengalami pengembangan besar-besaran dengan pembangunan terminal baru.
Baca Juga: Habiskan Dana Rp9,4 Miliar, Pondok Baru di Madiun Ini Dihuni oleh pada Lansia, Tujuannya…
Dilansir inNalar.com dari kppip.go.id, pengembangan tersebut merupakan upaya dari pemerintah guna menambah daya tampung bandara.
Mengingat, pergerakan penumpang bandara ini bertumbuh hingga 10 persen.
Terminal baru tersebut rampung dan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2019.
Setelah proyek revitalisasi tersebut rampung, kemudian direncanakanlah pembangunan akses baru bandara ini.
Pada tahun 2019, Gubernur Kalimantan Selatan telah mengirim surat kepada Kementerian PUPR perihal usulan kegiatan prioritas Provinsi Kalsel mengenai akses jalan baru bandara.
Gubernur Kalimantan Selatan mengirimkan surat serupa beberapa kali ke Kementerian PUPR.
Kemudian, di akhir tahun 2019 Gubernur Kalsel bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan membicarakan tentang usulan akses jalan baru bandara Syamsuddin Noor.
Usulan tersebut diiringi dengan langkah nyata yang dilakukan Dinas PUPR Kalsel yang membuat masterplan dan DED jalan akses bandara baru pada tahun 2020.
Pada tahun 2021, Gubernur Kalsel kmbali bertemu dengan Presiden dan membicarakan mengenai hal yang sama.
Baca Juga: Kolaborasi Petani dan Swasta di Banyuasin Tuai Sukses
Pada akhirnya, di tahun 2023 baru terlaksana pembangunan akses jalan baru bandara ini.
Untuk pembangunannya telah dianggarkan dengan nilai kontrak sebesar Rp1,6 miliar.
Tak hanya itu, untuk lintas jalan bandara baru perencanaan dengan biaya sebesar Rp2015,2 miliar.***