

inNalar.com – Salah satu daerah Waterfront di Kalimantan Barat dikabarkan akan dijadikan sebuah destinasi wisata baru.
Waterfront Siluk yang ada di Kabupaten Kapuas Hulu akan ditata menjadi destinasi wisata baru bagi Kalimantan Barat.
Salah satu tujuan dalam membangun Waterfront Siluk di Kabupaten Kapuas Hulu adalah mendorong dan memberdayakan masyarakat di Kalimantan Barat.
Diketahui bahwa kawasan Waterfront Siluk di Kalimantan Barat yang ditata meliputi area pemukiman hingga kampung padat penduduk yang ada di perkotaan.
Proyek penataan kawasan Waterfront Siluk di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat tidak hanya menjadi proyek PUPR.
Waterfront Siluk di Kalimantan Barat ditata berdasarkan kolaborasi antara Kementerian PUPR dengan Pemerintah Daerah.
Pembangunan atau penataan kawasan Waterfront Siluk sendiri telah dimulai sejak akhir bulan Februari 2023 kemarin.
Hingga saat ini diketahui bahwa progress penataan dari Waterfront Siluk di Kabupaten Kapuas Hulu mencapai 35,3%.
Proyek penataan kawasan yang akan menjadi destinasi wisata baru Kalimantan Barat ini ditargetkan selesai pada bulan Desember 2023.
Kawasan Waterfront Siluk akan menjadi salah satu destinasi wisata termahal yang ada di Provinsi Kalimantan Barat.
Kata termahal yang dimaksud berdasarkan biaya sebesar Rp 27,25 miliar. Biaya tersebut dikeluarkan untuk mendukung proyek Waterfront Siluk.
Pembangunan atau penataan destinasi wisata baru di Kalimantan Barat ini meliputi berbagai macam fasilitas.
Mulai dari pembangunan Patung Arwana hingga Tempat Pembuangan Sampah akan menjadi bagian dari kawasan Waterfront Siluk.
Kawasan Waterfront Siluk yang ditata agar menjadi destinasi wisata baru di Kalimantan Barat ini memiliki arti yang sangat luar biasa.
Nama Waterfront Siluk sendiri menyimpan arti yang begitu baik, yaitu sehat, lestari, unggul dalam keberagaman, dan indah.
Kini telah mencapai 35,3%, diharapkan penataan Waterfront Siluk di Kalimantan Barat selesai sesuai dengan target yang telah ditentukan.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi