

inNalar.com – Di Malang terdapat beberapa SMA swasta dengan kualitas yang sangat baik.
Salah satunya adalah SMAK Kolese Santo Yusup atau lebih dikenal dengan sebutan Kosayu.
Kini sekolah ini dipimpin oleh Petrus Harjanto yang dibantu dengan operator Paulus Puji Harianto.
Sekolah swasta ini status kepemilikannya dipegang oleh yayasan.
Berbicara mengenai sejarahnya, tempat ini berdiri pada tahun 1954.
Awal pendiriannya berasal dari Mgr A.E.J. Albers O.Camp yang menugasi Pastor Joseph Wang yang baru tiba dari Medan untuk mendirikan sekolah Katolik bagi anak-anak cina di kota Malang.
Menindaklanjuti hal tersebut, Keuskupan Malang membeli sebuah gedung rusak bekas Neutrale School dengan luas 5.000 meter persegi.
Di atas tanah inilah Sekolah Menengah Katolik ini didirkan dengan nama SM-RK Hua-Ind yang selanjutnya di sebut sebagai SMAK Kolese Santo Yusup.
Pada awal pendiriannya, sekolah ini hanya menampung 27 murid saja yang tergabung dalam 1 kelas.
Baca Juga: Modal Pendaftarannya Rp550 Ribu, Intip Alur Pendaftaran SMA Ar Rohmah di Malang: Khusus untuk Putra?
Pada saat itu, sekolah ini dikhususkan untuk WNI keturunan Tionghoa.
Hal tersebut dikarenakan pada waktu dulu WNI keturunan Tionghoa tidak diperbolehkan belajar di sekolah-sekolah umum.
Pada 1 September 1974 lokasi SMAK Kolese Santo Yusup dimana lahan di Blimbing mulai di tempati.
Disana jumlah kelas pun bertambah menjadi 9 kelas dimana setiap tahun jumlah murid SMAK Kolese Santo Yusup semakin bertambah.
Dengan pertambahan murid di SMAK Kolese Santo Yusup, maka diringi oleh penambahan fasilitas kelas dan fasilitas pelengkap lainnya.
Kini, rombongan belajar di sekolah ini sebanyak 36 dan menempati area 3,5 hektare.
Jumlah peserta didik disini juga semakin bertambah yakni 1.171 orang.
Sementara itu, jumlah guru di sini mencapai 56 orang dengan tenaga pendidik sebanyak 14 orang.
Secara keseluruhan, jumlah pengajar di sekolah ini mencapai 70 orang.
Kini, sekolah ini telah berkembang pesat dan menjadi salah satu sekolah swasta nasional terbaik dan terfavorit di Indonesia.
Hal tersebut terbukti dengan akreditasi yang didapatkan SMAK Kolese Santo Yusup yaitu A.
Di zaman modern ini, kosayu tidak hanya diperuntukan untuk warga keturunan Tionghoa saja.
Baca Juga: Terbaik di Kota Blitar, SMP Negeri 1 Jadi Sekolah Mantan Wakil Presiden RI: Bisa Tebak?
Sekarang, kosayu terbuka untuk semua kalangan baik kaum Tionghoa atau ras lain.
Dengan keberagaman tersebut, sekolah ini berkontribusi melahirkan generasi cerdas dan berwawasan luas yang dapat dibuktikan dengan segudang prestasinya.***