
inNalar.com – Kali ini, kita akan mengupas tuntas kunci jawaban bab 6 teks “Uang Elektronik dan Otomatisasi” dalam buku Bahasa Indonesia kelas 6 SD halaman 160-163 Kurikulum Merdeka edisi revisi. Pembahasan ini bisa menjadi referensi bagi siswa agar dapat menyelesaikan soal dengan mudah.
Bab 6 ini bukan hanya sekedar tentang uang elektronik semata, tapi juga membekali para siswa keterampilan untuk menyusun skala prioritas dan mengambil keputusan dengan penuh pertimbangan, karena diajak untuk berpikir kritis dan sistematis.
Dengan menghadapi konsep di bab 6 ini, para siswa diharapkan dapat menjadi individu yang bijaksana dan penuh pertimbangan, terutama saat mengambil keputusan dalam menentukan masa depan.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Halaman 160 sub-bab “Memahami Bacaan”.
Petunjuk: Bacalah teks berjudul “Uang Elektronik dan Otomatisasi” pada halaman 158 di buku Bahasa Indonesia!
Soal
1. Mengapa uang elektronik dianggap lebih praktis daripada uang kertas?
2. Menggunakan uang elektronik mempunyai dampak baik dan dampak buruk. Coba kalian sebutkan dampak tersebut berdasarkan teks.
3. Apakah kalian setuju dengan adanya supermarket tanpa kasir? Jelaskan jawaban kalian, ya.
Baca Juga: Unik! 3 Sekolah Ini Memiliki Jurusan Musik, Ada yang Menjadi Sekolah Musik Pertama di Indonesia
4. Jelaskan secara singkat perbedaan uang kartal dan uang giral.
5. Mana yang lebih kalian sukai, uang kartal atau uang giral?
6. Mengapa Hana lebih suka uang kertas?
7. Perhatikan judul teks ini. Usulkan judul yang menurut kalian lebih tepat.
Jawaban
1. Uang elektronik itu sangatlah praktis. Tidak perlu memenuhi dompet seperti uang kertas dan koin, pengunaannya cukup di tap atau scan. Nah, jika uang habis, bisa diisi ulang kapan saja sesuai kebutuhan.
2.Menurutku, otomatisasi itu lebih banyak membawa manfaat. Dengan teknologi ini, pekerjaan jadi lebih cepat dan mudah, bahkan orang dengan disabilitas bisa terbantu. Memang ada beberapa pekerjaan yang hilang, tapi manusia itu pintar dan bisa beradaptasi untuk mencari pekerjaan lain yang baru.
Baca Juga: Mohon Maaf! Beasiswa Ini Tak Dibuka Kemenkeu di 2025 Imbas Pemangkasan Anggaran
3. Untuk saat ini, supermarket tanpa kasir belum cocok di Indonesia. Karena, masih banyak orang yang membutuhkan pekerjaan. Kalau semuanya serba otomatis, banyak yang kehilangan mata pencaharian. Selain itu, teknologi canggih seperti itu pasti mahal, bahkan mungkin lebih mahal daripada menggaji pegawai.
4. Uang kartal adalah uang yang langsung dikeluarkan oleh Bank Indonesia, seperti uang kertas dan koin yang kita pakai sehari-hari. Sedangkan uang giral itu dikeluarkan bank umum, bentuknya bisa kartu debit, kartu kredit, atau cek yang bisa digunakan untuk bertransaksi tanpa membawa uang tunai.
5. Aku lebih suka uang kartal karena lebih sering dipakai di mana-mana, dari beli jajan di warung sampai bayar angkot!
6. Hana lebih suka uang kertas karena gambarnya keren dan bisa dipegang langsung. Tidak hanya itu, menurut Hana ketika memiliki uang kertas di dompet, maka kesannya seperti memiliki uang.
Baca Juga: Nasib Ratusan Siswa SMAN 1 Mempawah Terancam Gagal Daftar SNBP 2025
7. Perkembangan Uang dari Masa ke Masa.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia kelas 6 SD Kurikulum Merdeka Halaman 163 sub-bab “Menulis”
Petunjuk: Cermati kembali dan rangkum teks “Uang Elektronik dan Otomatisasi”! Setelahnya, buatlah satu prediksi tentang masa depan dalam bentuk kisah fiksi ilmiah tentang cara masyarakat berbelanja pada 25 tahun mendatang. Ikuti langkah-langkah berikut ini!
1. Tentukan tokoh utama kalian.
2. Latar cerita kalian adalah Indonesia pada masa yang akan datang (25 tahun dari sekarang).
3. Sebagai alur cerita, tuliskan 3 hal ini:
– Apa yang terjadi pada tokoh utama?
– Apa permasalahannya?
Pada bagian ini kalian bisa menyebutkan cara tokoh berbelanja pada masa itu dan masalah yang ditimbulkannya.
– Bagaimana cara dia mengatasinya?
– Apa yang terjadi di akhir cerita?
4. Mulailah menulis, berikan judul yang menarik untuk tulisanmu, ya!
Jawaban
Toko Hologram Masa Depan
Raka sangat senang karena hari ini ibunya memintanya berbelanja sendiri di toko. Namun, tidak seperti dulu, toko-toko di tahun 2050 sudah berubah total. Sekarang, orang tidak perlu pergi ke pasar atau supermarket.
Raka cukup memakai kacamata hologram khusus, dan langsung muncul tampilan toko virtual di depan matanya. Ia bisa memilih barang hanya dengan menggerakkan tangan, lalu semua pesanannya akan dikirim menggunakan drone dalam hitungan menit!
Saat sedang asyik berbelanja, tiba-tiba sistem mengalami gangguan. Koneksi internet rumah Raka terputus, dan semua tampilan di kacamatanya menghilang. Ia tidak bisa melanjutkan belanja, padahal ibunya sudah menunggu bahan makanan untuk memasak makan malam. Raka panik karena tidak tahu harus berbuat apa.
Setelah berpikir sejenak, Raka teringat bahwa masih ada cara lain. Ia segera pergi ke toko fisik yang masih tersedia di kotanya. Meskipun jaraknya cukup jauh, Raka senang karena bisa melihat barang-barang langsung, memilih dengan teliti, dan membayar dengan uang elektroniknya tanpa perlu khawatir gangguan sistem.
Sesampainya di rumah, ibunya tersenyum bangga. “Kamu pintar, Raka! Teknologi memang canggih, tapi kita juga harus siap jika ada masalah,” kata ibunya. Sejak hari itu, Raka belajar bahwa meskipun teknologi memudahkan segalanya, ia tetap harus tahu cara lain agar tidak bergantung sepenuhnya pada mesin.
Demikianlah pembahasan lengkap kunci jawaban Bab 6 “Uang Elektronik dan Otomatisasi” dalam buku Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka kelas 6 SD halaman 160-163. Gunakan ini sebagai panduan belajar yang bermanfaat, ya! ***