

inNalar.com – Berikut adalah materi teks khutbah Idul Fitri yang singkat dan lengkap.
Dalam materi teks khutbah Idul Fitri ini untuk khotib dalam mempersiapkan ceramahnya saat sholat ied lebaran.
Selain itu, khutbah Idul Fitri ini juga bisa digunakan untuk perlombaam ceramah dengan tema lebaran.
Baca Juga: Jangan Mengeluh Jika Hidup Miskin! Begini Konsep Bersyukur Bagi Seorang Muslim Menurut Gus Baha
Melansir Tebuireng.online, khutbah Idul Fitri kali ini bertajuk Maaf dan Terima Kasih.
Di mana khutbah Idul Fitri berjudul Maaf dan Terima Kasih itu, sangat lekat pada suasana lebaran.
Makna maaf dan terima lasih sendiri akan dijelaskan secara langsung melalui materi teks khutbah Idul Fitri ini.
Baca Juga: Hati-hati! Ternyata Insecure Seorang Ibu Bisa Menurun ke Anaknya, Begini Penjelasan dr Zaidul Akbar
Bukan hanya itu, setelah menjalani ibadah puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan, saling meminta maaf juga menjadi awal baik di hari lebaran.
Kemudian setelah meminta maaf, umat islam juga bisa memberikan ungkapan terima kasih kepada sesama manusia, maupun pada Allah dengan mengucapkan rasa syukur.
Rasa syukur tersebut itu pun menjadi awal yang harus dipahami dalam menyambut hari Idul Fitri.
Baca Juga: Mematikan Lampu saat Tidur Ternyata Sunnah Nabi, dr Zaidul Akbar Beberkan Segudang Manfaatnya
Maka dari itu, dalam memhami makna maaf dan terima kasih di hari lebaran, baiknya khatib memberikan ceramah tersebut saat khutbah Idul Fitri.
Dengam begitu, diharapkan umat muslim yang mendengar khutbah Idul Fitri dapat memulai awal yang baik di hari lebaran.
Langsung saja, berikut adalah materi teks khutbah Idul Fitri yang singkat dan lengkap di bawah ini.
Baca Juga: Mundur dari PBSI, Intip Persiapan Flandy Limpele Jelang BAC 2023 Bersama Skuad Hong Kong
Isi materi teks khutbah Idul Fitri
9xالله أكبر
الله اكبرُ كبيرا والحمد لله كثيرا وسبحان اللهِ بكرة واصيلا. لااله الا الله وحده صدق وعده. ونصر عبدهُ، واعزّ جندهُ، وهزم الأحزاب وحده. لااله الا الله و لا نعبد الا اياُه، مخلصين له الدين ولوكرهَ الكافرون. الله أكبر ولله الحمد
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ وَفَّقَنَا ِلإِتْمَامِ شَهْرِ رَمَضَانَ وَأَعَانَناَ عَلىَ الصِّيَامِ وَالْقِيَامِ وَجَعَلَنَا خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ للِنَّاسِ. نَحْمَدُهُ عَلَى تَوْفِيْقِهِ وَهِدَايَتِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ الْمَلِكُ الْحَقُ الْمُبِيْنُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ خَاتَمُ النَّبِيِّيْنَ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَالتَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْن.،
أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ، وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالَى فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ: أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ، بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ شَهْرُ رَمَضانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّناتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضاً أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللَّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ.
Saudara kaum muslimin yang berbahagia…
Dalam kesempatan berbahagia ini, mari kita sama-sama meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Takwa dengan sebenar-benarnya takwa. Dalam arti, menjalankan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya.
Baca Juga: Mundur dari PBSI, Intip Persiapan Flandy Limpele Jelang BAC 2023 Bersama Skuad Hong Kong
Allahu Akbar 3 XWa Lillahil hamd
Kita patut bersyukur kepada Allah masih dipertemukan dengan hari Raya Idul Fitri dalam keadaan sehat dan tetapnya iman. Begitu banyak sanak saudara kita yang ada tahun ini tidak bisa menjalani salat Id bersama karena banyak hal.
Syukur selanjutnya, kita hari ini sudah berhasil menyelesaikan latihan menjadi insan yang bertaqwa selama sebulan. Latihan memerangi hawa nafsu syahwat, menahan makan dan minum di siang hari, serta menjauhi kemaksiatan.
Sejalan dengan itu, kita juga dilatih untuk menjalankan ibadah salat tarawih, bertadarus, memperbanyak sedekah dan amal shaleh lainnya. Semoga kita bisa mempertahankan amal shaleh ini meskipun sudah tidak di bulan ramadhan.
Allahu Akbar 3xWa lillahil hamd
Kaum muslimin yang dimuliakan Allah …
Setelah Ramadhan, setiap muslim ibarat bayi yang terlahir kembali dalam keadaan suci. Oleh karenanya, agar kesucian itu sempurna maka dianjurkan untuk memberikan zakat kepada golongan tertentu.
Orang yang puasa lalu salat dan berzakat maka ia menjadi orang yang beruntung. Sesuai dengan firman Allah SWT di surat Al A’la ayat 14-15.
Baca Juga: dr Zaidul Akbar Sebut Puasa Jadi Penangkal Oksidasi dan Radikal Bebas, Nggak Percaya? Coba Aja!
قد افلح من تَزَكّى و ذَكر اسْمَ ربِه فصَلّى
Artinya: Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman) dan dia ingat kepada Tuhannya, lalu dia sembahyang.
Allah Akbar 3 X wa lillahil hamd
Cara penyambutan Idul Fitri selain dengan takbir dan tahmid, adalah menyebarkan kebahagiaan kepada sesama. Diantara cara menyebarkan kebahagiaan adalah saling mendoakan di antara kaum muslimin.
Selain itu, ada dua kata yang ringan, tapi memiliki efek yang cukup besar bagi orang lain. Dua hal tersebut yaitu kata ‘maaf’ dan ‘terimakasih’. Dua kata ini jika diucapkan akan membuat konflik reda, membuat suasana jadi cair dan tidak ada perpecahan. Oleh karenanya, dua kata ini penting diucapkan saat Idul Fitri.
Baca Juga: dr Zaidul Akbar Ungkap Keistimewaan Puasa Bagi Penderita Asam Lambung dan Maag
Kaum muslimin yang berbahagia…
Kata ‘maaf’ dan ‘terimakasih’ jika diucapkan oleh orang tua pada anaknya akan membuat anak semakin hormat begitu pula sebaliknya. Terkadang banyak orang yang gengsi mengucapkan kata maaf dan terimakasih hanya karena merasa lebih tua atau lebih tinggi jabatannya.
Terkadang karena merasa tidak punya salah sedikit pun. Sungguh bukan pilihan sikap yang tepat.
Semisal, seorang suami mengucapkan kata maaf kepada istrinya saat Idul Fitri karena selama memimpin keluarga terkadang nafkahnya telat. Lalu istri juga minta maaf kepada suami karena selama mendampingi kurang sabar.
Akhirnya keduanya saling memaafkan. Setelah itu, sang suami mengucapkan terimakasih kepada istrinya karena sudah mau mendampingi dalam susah senang. Istri juga mengungkapkan terimakasih karena sudah menjadi suami yang terus kerja keras demi keluarga. Jika hal ini berjalan maka ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Ar-Rum ayat 21
وجعل بينكم مودّةً ورحمة. ان في ذلك لأيٰتٍ لقومٍ يتفكرون.
Artinya: Dan Dia menjadikan di antara mu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir.
Allahu Akbar 3 XWa Lillahil hamd
Dua kata ini juga bisa diucapkan oleh guru dan murid, ketua dan anggotanya, kakak dan adik, teman sebaya, teman satu organisasi atau rekan kerja. Tidak ada batasan umur. Yang melakukan minta maaf dan berterima kasih lebih dahulu maka akan mendapatkan ganjaran lebih besar.
Jika kata maaf dan terimakasih diucapkan oleh semua orang, maka perayaan hari raya Idul Fitri akan semakin terasa sempurna. Karena semua orang bisa tertawa bersama, bercanda dan berbagi.
Di sisi Allah SWT, orang yang meminta maaf tulus kepada orang lain akan dilihat oleh-Nya sebagai orang yang rendah hati dan tidak sombong. Kesombongan sering menjadi alasan mengapa kita tidak mau meminta maaf.
Dari mulai sombong karena status sosial, harta, jabatan, pangkat, hingga karena merasa tidak bersalah. Kesombongan adalah sifatnya syaitan karena itulah sifat yang ditunjukkan pertama kalinya di saat dia tidak mau sujud kepada Nabi Adam.
Kesombongan dapat menghalangi seseorang untuk masuk ke dalam Surga, meskipun bentuk kesombongan itu teramat kecil. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak masuk surga orang yang di dalam hati ada kesombongan meskipun hanya sebesar biji sawi.” (HR. Muslim)
Hadirin yang dimuliakan Allah.
Cara menyampaikan kata ‘maaf’ dan ‘terimakasih’ paling baik adalah lewat tatap muka langsung, hanya karena negara kita masih dilanda Covid-19 maka bisa diwakilkan video call WhatsApp, telfon langsung dan terakhir lewat pesan sikat di whatsApp dan SMS.
Keduanya dianjurkan untuk diucapkan kepada orang terdekat seperti ayah, ibu, kakak, adik, suami, istri, murid, dan rekan kerja. Jangan sampai mengucapkan pada pasangan yang belum sah, tapi lupa orang tua. Na’uzubilahi Min Dzalik.
Allahu Akbar 3 XWa lillahil hamd
Semoga kita semua yang hadir dalam salat Idul Fitri hari ini diberikan kesempatan untuk saling mengucapkan kata ‘maaf’ dan ‘terimakasih’. Sehingga tahun depan kita bisa berkumpul lagi lautan cinta dan kasih sayang dalam kekhusyukan puasa Ramadhan dan Idul Fitri.
جعلنا اللهُ واياّكم من العاىٖٔدين الفاىٔزين. الساىٔلين الغانمين المقبولين. وادخلنا و واياّكم في زُمْرة عبادِه الصالحين. اعوذبالله من الشيطان الرّجيم. واماّ من خاف مقامَ ربِه ونهى النفس عن الهوى. فانّ الجنةَ هي المأوى. وقل ربّ اغفِر وارحمْ وانت خيرُ الرّحمين.
Khutbah II
اَللهُ أَكْبَرُ 7×، اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. فَيَاعِبَادَ اللهِ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالىَ فِيْ كِتَابِهِ اْلعَظِيْمِ “إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِيِّ, يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ أَمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا”. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ اَلِهِ وَأًصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِيْنَ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلىَ يَوْمِ الدِّيْنِ. وَعَلَيْنَا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَاَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِماَتِ, وَاْلمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ, اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ يَا قَاضِيَ اْلحَاجَاتِ. رَبَّنَا افْتَحْ بَيْنَنَا وَبَيْنَ قَوْمِنَا بِاْلحَقِّ وَأَنْتَ خَيْرُ اْلفَاتِحِيْنَ. رَبَّنَا أَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِعِبَادَ اللهِ إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتَاءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهىَ عَنِ اْلفَحْشَاءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوْا اللهَ يَذْكُرْكُمْ وَادْعُوْهُ يَسْتَجِبْ لَكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ