Teks Khutbah Jumat Singkat dan Terbaru: Pentingnya Persatuan Umat Guna Terhindar dari Perpecahan di Indonesia

inNalar.com – Berikut ini adalah teks khutbah Jumat singkat dan terbaru, yang mana bertema pentingnya sebuah persatuan guna menghindari perpecahan.

Pada khutbah Jumat kali ini akan membahas sebuah persatuan, yang mana itu menjadi hal yang penting bagi seluruh umat muslim.

Tidak hanya itu, khutbah Jumat ini juga akan menerangkan bagaimana perpecahan bisa berdampak buruk bagi umat muslim.

Oleh karena itu pembahasan tentang persatuan dan perpecahan menjadi hal penting yang harus dibahas, khususnya pada khutbah Jumat.

Baca Juga: Teks Khutbah Jumat Lengkap Tentang Pentingnya Menjaga Perdamaian Antar Umat, Disertai Doanya

Dilansir NU online, teks khutbah Jumat ini memiliki pembahasan tentang persatuan dan perpecahan yang penting untuk dibahas.

Hal itu karena pada kesempatan khutbah Jumat ini, bisa diharapkan agar umat muslim di Indonesia untuk lebih peka dan peduli kepada persatuan bangsa.

Selain itu, di kesempatan khutbah Jumat ini juga, diharapkan agar masyarakat muslim di Indonesia bisa menghindari dari segala hal yang merujuk kepada perpecahan umat dan bangsa.

Maka dari itu, mari simak teks khutbah Jumat singkat dan terbaru bertema persatuan dan perpecahan di bawah ini.

Baca Juga: Piala Dunia 2022 Mengenal Skuad Timnas dan Daftar Pemain Argentina: Lionel Messi dan Di Maria Jadi Kunci

Teks khutbah Jumat pentingnya persatuan guna terhindar dari perpecahan

اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ نَوَّرَ قُلُوْبَ أَوْلِيَائِهِ بِأَنْوَارِ الْوِفَاقِ، وَرَفَعَ قَدْرَ أَصْفِيَائِهِ فِيْ الْأَفَاقِ، وَطَيَّبَ أَسْرَارَ الْقَاصِدِيْنَ بِطِيْبِ ثَنَائِهِ فِيْ الدِّيْنِ وَفَاقَ، وَسَقَى أَرْبَابَ مُعَامَلَاتِهِ مِنْ لَذِيْذِ مُنَاجَتِهِ شَرَابًا عَذْبَ الْمَذَاقِ، فَأَقْبَلُوْا لِطَلَبِ مَرَاضِيْهِ عَلَى أَقْدَامِ السَّبَاقِ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْبَرَرَةِ السَّبَاقِ، صَلَاةً وَسَلَامًا اِلَى يَوْمِ التَّلَاقِ

أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، شَهَادَةً صَفَا مَوْرِدُهَا وَرَاقَ، نَرْجُوْ بِهَا النَّجَاَةَ مِنْ نَارٍ شَدِيْدَةِ الْاَحْرَاقِ، وَأَنْ يَهُوْنَ بِهَا عَلَيْنَا كُرْبُ السِّيَاقِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَشْرَفَ الْخَلْقِ عَلَى الْاِطْلَاقِ، اَلَّذِيْ أُسْرِيَ بِهِ عَلَى الْبَرَاقِ، حَتَّى جَاوَزَ السَّبْعَ الطِّبَاقِ. أَمَّا بَعْدُ، أَيُّهَا الْاِخْوَانُ أُوْصِيْكُمْ وَاِيَايَ بِتَقْوَى اللهِ وَطَاعَتِهِ، بِامْتِثَالِ أَوَامِرِهِ وَاجْتِنَابِ نَوَاهِيْهِ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِيْ كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: لَقَدْ جَآءَكُمْ رَسُولٌ مِّنْ أَنفُسِكُمْ عَزِيزٌ عَلَيْهِ مَا عَنِتُّمْ حَرِيصٌ عَلَيْكُمْ بالمؤمنين رَءُوفٌ رَّحِيمٌ

Hadirin jamaah Jumat yang dirahmati oleh Allah Pada kesempatan yang mulia ini, mari kita bersama-sama untuk bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan kepada kita semua, khususnya nikmat sempat dan sehat untuk terus istiqamah bisa menghadiri ibadah shalat Jumat. Semoga ibadah yang kita lakukan menjadi ibadah maqbulah, yaitu ibadah yang diterima oleh Allah, amin.

Baca Juga: Jadwal Grup A Piala Dunia 2022: Belanda dan Senegal Calon Kuat Lolos ke Babak 16 Besar, Siapa Jadi Kuda Hitam?

Selanjutnya, shalawat dan salam mari kita haturkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw, yang telah sukses dalam berdakwah, menyebarkan ajaran Islam dengan penuh rahmat dan kasih sayang, sehingga kita bisa merasakan nikmatnya Islam dan iman. Semoga kita bisa menjadi umat yang bisa berada di bawah naungan syafaatnya.

Persatuan menjadi salah satu ajaran islam yang samgat penting, bahkan itu juga merupakan pilar bagi umat muslim. Hal itu karena dengan adanya persatuan, maka akan melahirkan sikan saling mencintai, seperti Allah swt berfirman dalam Al-Qur’an:

بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا

Artinya, “Dan berpegangteguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara.” (QS Ali ‘Imran [3]: 103).

Baca Juga: Jelang Piala Dunia 2022 Susunan Skuad Argentina vs UEA: Messi Akan di Tampilkan di Laga Tersebut?

Menurut Imam Fakhruddin ar-Razi dalam kitab Tafsir Mafatih al-Ghaib, juz 8, halaman 311, kandungan pada makna ayat tersebut menjelaskan bahwa persatuan menjadi media dalam menghadapi segala cobaan dan rintangan yang berat jadi ringan.

Selanjutnya, Rasul juga selalu mengutamakan persatuan umatnya dan menghindari perpecahan. Allah swt juga melarang dengan tegas orang-orang yang bercerai berai. Dalam Al-Qur’an disebutkan:

وَلا تَكُونُوا كَالَّذِينَ تَفَرَّقُوا وَاخْتَلَفُوا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْبَيِّنَاتُ وَأُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Artinya, “Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang bercerai berai dan berselisih setelah sampai kepada mereka keterangan yang jelas. Dan mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang berat.” (QS Ali ‘Imran [3]: 105).

Baca Juga: Wendy Walters Curhat kepada Melaney Ricardo, Sudahkah Mantap Bercerai dengan Reza Arap?

Demikian khutbah pada siang hari ini. Semoga bermanfaat dan membawa berkah bagi kita semua, serta bisa menjadi penyebab untuk meningkatkan ibadah, ketakwaan, keimanan, dan menjauhi segala larangan.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ هَذَا الْيَوْمِ الْكَرِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَاِيَاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ الصَّلَاةِ وَالزَّكَاةِ وَالصَّدَقَةِ وَتِلَاوَةِ الْقُرْاَنِ وَجَمِيْعِ الطَّاعَاتِ، وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ جَمِيْعَ أَعْمَالِنَا إِنَّهُ هُوَ الْحَكِيْمُ الْعَلِيْمُ، أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ، فَاسْتَغْفِرُوْهُ، اِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]