Tata Cara Ziarah Kubur yang Benar Sesuai Hadits Shahih, Beserta Bacaan Doanya

inNalar.com – Berikut tata cara ziarah kubur menjelang Ramadham 2023 menurut hadist yang shahih.

Diketahui ziarah kubur menjelang Ramadhan 2023 sendiri merupakan tradisi yang telah melekat di masyarakat Indonesia.

Diharapkan dengan melakukan ziarah kubur dapat mengingat kembali tentang kematian sekaligus berdoa agar orang tercinta dapat terhindar dari siksa kubur dan diampuni dosanya.

Baca Juga: Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadhan 2023 Diumumkan 22 Maret, Ini Link Live Streaming untuk Menyaksikannya

Biasanya masyarakat akan melakukan ziarah kubur dengan mengunjungi makam orang tua hingga saudara.

Kemudian untuk hukum melaksanakan ziarah kibur sendiri menurut Muhammadiyah.or.id menjelaskan itu perkara yang diperbolehkan.

Mengingat ziarah kubur memiliki manfaat salah satunya untul mengingat kematian dan mendekatkan diri kepada Allah yang mengatur mati dan hidup.

Baca Juga: Sinopsis Para Pencari Tuhan Jilid 16 Episode 1 Tayang saat Sahur Ramadhan 2023: Bang Jack Hadapi Geng DPR

Lantas bagaimana tata cara melakukan ziarah kubur yang tepat? Berikut ulasannya yang dilansir oleh berbagai sumber di bawah ini.

Tata cara ziarah kubur

1. Mengucapkan salam ketika memasuki area pekuburan.

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: كُلَّمَا كَانَتْ لَيْلَتُهَا مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْرُجُ آخِرَ اللَّيْلِ إِلَى الْبَقِيعِ, فَيَقُولُ: السَّلَامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنِينَ, وَأَتَاكُمْ مَا تُوعَدُونَ, غَدًا مُؤَجَّلُونَ, وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ , اللهُمَّ اغْفِرْ لِأَهْلِ بَقِيعِ الْغَرْقَدِ. [رواه مسلم]

Artinya: “Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada tiap malam gilirannya, pergi ke Baqi’ pada akhir malam, dengan ucapannya: “Assalamu’alaikum dara qaumin mukminin wa atakum ma tu‘aduna ghadan muajjalun, wa inna insya Allahu bikum lahiqun. Allahummaghfir li ahli Baqi’il Gharqad

 (Semoga keselamatan bagi kamu sekalian wahai negeri kaum yang beriman, dan akan datang apa yang dijanjikan kepada kamu sekalian dengan segera. Dan sesungguhnya kami, dengan izin Allah akan menyusul kamu sekalian. Yaa Allah ampunilah penghuni Baqi’ al-Gharqad (nama kuburan).” [HR. Muslim]

2. Membaca surat Al-Quran

Al-Qadar (7 kali), Al-Fatihah (3 kali), Al-Falaq (3 kali), An-Nas (3 kali), Al-Ikhlas (3 kali), Ayat Kursi (3 kali).

3. Mendoakan ahli kubur yang dituju, berikut pilihan doanya.

Assalaamu ‘alaikum daara qaumin mu`miniina wa ataakum maa tuu’aduuna ghadan muajjaluunaa wa innaa insyaa Allaahu bikum laahiquun. Allahummaghfir liahlil baqii’il gharqad.”

Artinya: “Salam sejahtera semoga terlimpahkan kepada kalian, wahai penghuni perkampungan kaum mukminin, dan akan diberikan kepada kalian apa yang dijanjikan-Nya pada masa yang telah ditentukan. Sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul kalian. Ya Allah, ampunilah dosa penghuni Baqi Al-Gharqad.” (HR. Muslim)

Assalaamu ‘alaikum, ya ahlal quburi yaghfirullaahu lanna wa lakum antum salafunaa wa nahnu bil atsari.”

Artinya: “Semoga keselamatan tetap atas kamu, wahai penghuni kubur. Semoga Allah mengampuni kami dan kamu. Kamu orang-orang yang mendahului kami, dan kami akan menyusul (orang-orang terdahulu).” (HR At-Tirmidzi).

Assalaamu ‘alaikum ahlad diyaari minal mu`miniina wal muslimiina wa innaa insyaa Allaahu bikum Laahiquun. As`alullaaha lanaa wa lakumul ‘aafiyah.”

Artinya: “Salam sejahtera semoga terlimpahkan atas kalian, wahai penghuni perkampungan orang-orang mukmin dan muslim, dan kami insyaallah akan menyusul kalian. Semoga Allah melimpahkan keselamatan kepada kami dan juga kepada kalian.” (HR Muslim)

4. Membaca istigfar

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ لَيْلاً إِلَي الْبَقِيْعِ يَسْتَغْفِرُ لَهُمْ وَاَطَالَ الْقِيَامَ وَرَفَعَ يَدَيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ. [رواه مسلم]

Artinya: “Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar pada suatu malam ke Baqi’, beliau lama berdoa, memohon ampun bagi mereka tiga kali, dengan mengangkat kedua tangannya.” [HR. Muslim]

أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullah Hal Adzim Alladzi La ilaha Illa Huwal Hayyul Qoyyumu Wa atubu Ilaihi

Artinya: “Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

5. Membaca surat Al Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas

6. Membaca kalimat tahlil لَا إِلَهَ إِلَّا اللهَ (Laailaaha Illallah) Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah.”

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]