Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban saat Idul Adha 2022, Lengkap dengan Bacaan Doanya


inNalar.com
– Inilah tata cara menyembelih hewan kurban untuk Idul Adha 2022, lengkap dengan bacaan doa yang harus dibacakan saat menyembelih.

Hari Raya Idul Adha tentu identik dengan prosesi penyembelihan hewan kurban. Saat menyembelih, harus ada tata cara yang diikuti, termasuk membaca doa.

Ada beberapa tata cara yang harus diikuti jika ingin berkurban. Dari mulai memilih hewan kurban yang sesuai, cara menyembelih, hingga tidak lupa saat menyembelih membaca doa yang sudah ditentukan.

Baca Juga: Apa Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2022? Cek di Sini, Dilengkapi Niatnya

Dilansir inNalar.com dari YouTube Kemenag RI, K.H. Ahmad Lutfi Fathullah Pimpinan Pondok Pesantren Hadis, Bogor, Jawa Barat memberikan penjelasan mengenai tata cara menyembelih hewan kurban yang benar.

“Orang yang mau kurban, disunahkan untuk tidak mencukur kumis, rambut, jenggot, dan kuku,” kata K.H. Lutfi.

Bukan hanya hewan kurbannya yang harus diperhatikan, ada juga hal yang harus dilakukan oleh orang yang akan berkurban.

Baca Juga: dr Aisah Dahlan Membagikan Cara Membentuk Karakter Anak, Ini Hal Pertama yang Harus Dilakukan

Saat memasuki bulan Dzulhijjah, barangsiapa yang mau berkurban disunahkan untuk tidak memotong atau mencukur kumis, jenggot, rambut, dan kuku.

Selain itu, hewan kurban yang dipilih juga harus memenuhi syarat, di antaranya:

1. Sehat

2. Tidak cacat

3. Cukup umur

“Kambing usianya minimal harus 2 tahun, kalau domba boleh berusia 1 tahun,” kata K.H. Lutfi.

Baca Juga: Cara Menghadapi Suami Pemarah Menurut dr Aisah Dahlan, Cukup Lakukan Hal Berikut

Untuk mengetahui usia hewan, dapat dilakukan dengan memeriksa gigi hewan tersebut. Gigi hewan yang dipilih untuk kurban harus sudah kupak.

Gigi hewan yang kupak biasanya ditandai dengan ukuran gigi yang lebih besar. Hal itu menandakan bahwa usia hewan tersebut juga sudah cukup untuk dijadikan kurban.

Pupak atau kupak adalah nama yang diberikan masyarakat untuk kondisi gigi ternak yang menunjukkan telah cukup usia untuk dijadikan ternak kurban atau aqiqah.

Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Anak Pendiam dan Penakut Ala dr Aisah Dahlan, Mudah tapi Sering Terlupakan

Pisau yang digunakan untuk menyembelih hewan kurban juga harus diperhatikan. Pastikan untuk menggunakan pisau yang sangat tajam.

Harus ada 3 saluran yang terpotong saat menyembelih hewan kurban, yaitu pembuluh darah (urat nadi), saluran pernafasan, dan saluran makanan.

Hewan harus direbahkan dengan posisi kaki yang terikat, posisi hewan harus diarahkan menghadap kiblat. Begitu juga saat proses penyembelihan dilakukan.

Baca Juga: Indonesia Kini Resmi Punya 37 Provinsi Setelah Pemekaran Papua, Simak Daftarnya Berikut

Saat menyembelih, potong area leher hewan di bawah telinga (bukan persis pada bagian telinga, melainkan bagian leher yang lurus dengan bagian bawah telinga).

Arah potong harus dilakukan dengan satu tarikan, bisa dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas.

Lakukan pemotongan saat hewan sedang mengeluarkan atau mengembuskan nafas. Saat menyembelih hewan kurban, jangan lupa untuk membaca doa.

Baca Juga: Menpan RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo pada Jumat, 1 Juli 2022

Berikut adalah urutan doa yang harus dibaca saat menyembelih hewan kurban:

1. Baca “Bismillâh”

بِسْمِ اللهِ

Artinya, “Dengan nama Allah”

Lebih sempurna “Bismillâhir rahmânir rahîm”

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Artinya, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang”

Baca Juga: dr. Aisah Dahlan Jelaskan 3 Cara Berdamai dengan Diri Sendiri, Inilah Self Healing yang Sebenarnya

2. Baca sholawat untuk Rasulullah SAW

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.

Artinya, “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”

Baca Juga: Miris, Jenazah Pendeta di Papua Diantar dari Timika ke Hitadipa dengan Cara Diikat dan Dibonceng Pakai Motor

3. Baca takbir tiga kali dan tahmid sekali

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd

Artinya, “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2022 atau 1443 H, Lengkap Beserta Keutamaannya

4. Baca doa menyembelih

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.” ***

Rekomendasi

Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban saat Idul Adha 2022, Lengkap dengan Bacaan Doanya


inNalar.com
– Inilah tata cara menyembelih hewan kurban untuk Idul Adha 2022, lengkap dengan bacaan doa yang harus dibacakan saat menyembelih.

Hari Raya Idul Adha tentu identik dengan prosesi penyembelihan hewan kurban. Saat menyembelih, harus ada tata cara yang diikuti, termasuk membaca doa.

Ada beberapa tata cara yang harus diikuti jika ingin berkurban. Dari mulai memilih hewan kurban yang sesuai, cara menyembelih, hingga tidak lupa saat menyembelih membaca doa yang sudah ditentukan.

Baca Juga: Apa Keutamaan Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2022? Cek di Sini, Dilengkapi Niatnya

Dilansir inNalar.com dari YouTube Kemenag RI, K.H. Ahmad Lutfi Fathullah Pimpinan Pondok Pesantren Hadis, Bogor, Jawa Barat memberikan penjelasan mengenai tata cara menyembelih hewan kurban yang benar.

“Orang yang mau kurban, disunahkan untuk tidak mencukur kumis, rambut, jenggot, dan kuku,” kata K.H. Lutfi.

Bukan hanya hewan kurbannya yang harus diperhatikan, ada juga hal yang harus dilakukan oleh orang yang akan berkurban.

Baca Juga: dr Aisah Dahlan Membagikan Cara Membentuk Karakter Anak, Ini Hal Pertama yang Harus Dilakukan

Saat memasuki bulan Dzulhijjah, barangsiapa yang mau berkurban disunahkan untuk tidak memotong atau mencukur kumis, jenggot, rambut, dan kuku.

Selain itu, hewan kurban yang dipilih juga harus memenuhi syarat, di antaranya:

1. Sehat

2. Tidak cacat

3. Cukup umur

“Kambing usianya minimal harus 2 tahun, kalau domba boleh berusia 1 tahun,” kata K.H. Lutfi.

Baca Juga: Cara Menghadapi Suami Pemarah Menurut dr Aisah Dahlan, Cukup Lakukan Hal Berikut

Untuk mengetahui usia hewan, dapat dilakukan dengan memeriksa gigi hewan tersebut. Gigi hewan yang dipilih untuk kurban harus sudah kupak.

Gigi hewan yang kupak biasanya ditandai dengan ukuran gigi yang lebih besar. Hal itu menandakan bahwa usia hewan tersebut juga sudah cukup untuk dijadikan kurban.

Pupak atau kupak adalah nama yang diberikan masyarakat untuk kondisi gigi ternak yang menunjukkan telah cukup usia untuk dijadikan ternak kurban atau aqiqah.

Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Anak Pendiam dan Penakut Ala dr Aisah Dahlan, Mudah tapi Sering Terlupakan

Pisau yang digunakan untuk menyembelih hewan kurban juga harus diperhatikan. Pastikan untuk menggunakan pisau yang sangat tajam.

Harus ada 3 saluran yang terpotong saat menyembelih hewan kurban, yaitu pembuluh darah (urat nadi), saluran pernafasan, dan saluran makanan.

Hewan harus direbahkan dengan posisi kaki yang terikat, posisi hewan harus diarahkan menghadap kiblat. Begitu juga saat proses penyembelihan dilakukan.

Baca Juga: Indonesia Kini Resmi Punya 37 Provinsi Setelah Pemekaran Papua, Simak Daftarnya Berikut

Saat menyembelih, potong area leher hewan di bawah telinga (bukan persis pada bagian telinga, melainkan bagian leher yang lurus dengan bagian bawah telinga).

Arah potong harus dilakukan dengan satu tarikan, bisa dari atas ke bawah atau dari bawah ke atas.

Lakukan pemotongan saat hewan sedang mengeluarkan atau mengembuskan nafas. Saat menyembelih hewan kurban, jangan lupa untuk membaca doa.

Baca Juga: Menpan RB Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo pada Jumat, 1 Juli 2022

Berikut adalah urutan doa yang harus dibaca saat menyembelih hewan kurban:

1. Baca “Bismillâh”

بِسْمِ اللهِ

Artinya, “Dengan nama Allah”

Lebih sempurna “Bismillâhir rahmânir rahîm”

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ Artinya, “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, lagi Maha Penyayang”

Baca Juga: dr. Aisah Dahlan Jelaskan 3 Cara Berdamai dengan Diri Sendiri, Inilah Self Healing yang Sebenarnya

2. Baca sholawat untuk Rasulullah SAW

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allâhumma shalli alâ sayyidinâ muhammad, wa alâ âli sayyidinâ muhammad.

Artinya, “Tuhanku, limpahkan rahmat untuk Nabi Muhammad SAW dan keluarganya.”

Baca Juga: Miris, Jenazah Pendeta di Papua Diantar dari Timika ke Hitadipa dengan Cara Diikat dan Dibonceng Pakai Motor

3. Baca takbir tiga kali dan tahmid sekali

اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلهِ الْحَمْدُ

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, walillâhil hamd

Artinya, “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, segala puji bagi-Mu.”

Baca Juga: Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2022 atau 1443 H, Lengkap Beserta Keutamaannya

4. Baca doa menyembelih

اَللَّهُمَّ هَذِهِ مِنْكَ وَإِلَيْكَ فَتَقَبَّلْ مِنِّيْ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma hâdzihî minka wa ilaika, fataqabbal minnî yâ karîm

Artinya, “Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya hai Tuhan Yang Maha Pemurah, terimalah taqarrubku.” ***

Rekomendasi