Target Selesai 2026, Kilang Minyak di Kalimantan Timur ini, Miliki Kapasitas 300.000 Barrel per Hari, Lebih…

inNalar.com – Kalimantan Timur merupakan provinsi dengan sumber daya alam yang melimpah.

Salah satunya adalah Kota Bontang yang memiliki sumber daya minyak yang tinggi di mana dibangun sebuah Kilang Minyak.

Pembangunan Kilang Minyak ini merupakan proyek pembangunan Pertamina di tanah seluas 550 hektar.

Baca Juga: Jadi Prioritas di Kalimantan Barat, Proyek Infrastruktur di Tahun 2023 Progresnya Sudah 80 Persen?

Kipang minyak Bontang ini dibangun di atas lahan PT. Badak NGL. Kilang Minyak Bontang direncanakan memiliki kapasitas hingga 300.000 barrel/hari.

Jika perencanaan tersebut sesuai, maka Kilang Minyak Bontang ini memiliki kapasitas yang lebih besar dari Kilang Minyak Balikpapan dengan kapasitas 260.000 barrel/hari.

Pemerintah Kota Bontang melalui pembangunan Kilang Minyak ini menjadikan Kota Bontang sebagai kawasan industri.

Baca Juga: HELLOWEEBS by Jvibes.id Hadir di Malang, Komunitas Wibu Wajib Merapat!

Dilansir dari website resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,bahwa kilang minyak Bontang ini ditargetkan akan selesai pada tahun 2026.

Informasi mengenai penyelesaian proyek Kilang Minyak Bontang tersebut disanpaikan okeh Chairman Overseas Oil & Gas LLC Oman, Khalfan AL Riyami.

Pembangunan Kilang Minyak ini mampu meningkatkan perekonomian dan menyerap banyak tenaga kerja.

Baca Juga: Bisa Miskin 7 Turunan? Hal Sepele di Kalimantan Timur Ini Ternyata Dianggap Sebagai Kutukan Hebat

Berdasarkan informasi dari website Bappeda Kalimantan Timur, Mega Proyek Kilang Minyak Bontang diperkirakan akan serap 10.000 tenaga kerja.

Tenaga kerja tersebut termasuk dari tenaga kerja ahli maupun tenaga kerja kasar.

Banyak harapan atas pembangunan Kilang Minyak di Kalimantan Timur ini, tentunya dibidang perekonomian.

Baca Juga: Butuh Investasi Sebesar Rp22 Miliar, Kawasan Industri Terbesar di Kalimantan Ini Molor dari Target Pembangunan

Semoga saja Mega Proyek Kilang Minyak Bontang bisa selesai dalam waktu yang direncanakan yaitu tahun 2026.***

 

Rekomendasi