Tak Perlu Tirakat Aneh-Aneh! Ustadz Abdul Somad Beberkan Amalan Sepele Ini Jadi Pelancar Rezeki dan Usaha


inNalar.com – Setiap orang menginginkan rejekinya lancar agar segala kebutuhan di dunia tercukupi.

Ada yang melakukan amalan atau doa khusus. Ada pula yang melakukan hal baik agar rejeki mengalir terus, menurut Ustadz Abdul Somad.

Lebih lanjut, Ustadz Abdul Somad menilai, tak jarang ada juga yang mencari jalan pintas agar lebih cepat mendapatkan rezeki.

Baca Juga: Kuota Rekrutmen Bersama BUMN 2023 Mengecewakan Pendaftar? Perebutan Formasi Semakin Ketat

Ustadz Abdul Somad mencoba memberikan rekomendasi cara melancarkan rezeki tanpa harus melakukan hal yang merepotkan.

Dirinya hanya menyarankan untuk membahagiakan kedua orangtua dengan berbagai cara yang baik.

Dilansir dari channel Youtube Barisan Ulama, ustadz Abdul Somad mengatakan ada anak muda di Pontianak yang membuat gerakan membawa emak makan enak.

Baca Juga: Begini Cara Taubat yang Benar Kata Ustadz Abdul Somad, Ada 2 Amalan Khusus dan Jangan Lakukan Hal Ini

“Hai ada anak muda di Pontianak punya gerakan nama gerakannya Gerakan membawa emak makan enak. Mantap,” ujarnya.

Bahkan anak-anak muda tersebut meminta ustadz Abdul Somad untuk mengendorse gerakan tersebut.

“Somad tolong endos kita punya gerakan namanya gerakan membawa ayah dan Emak makan enak,” tuturnya.

Baca Juga: Buat Kamu Yang Suka Minder, Panji Pragiwaksono Bongkar Trik Biar Pede Saat Public Speaking!

UAS pun juga pernah melakukan hal yang sama saat berada di Pekanbaru.

“Hai makan lama nanti ku bayar. Bilang jangan banyak-banyak bukan sedang tak duit-duit ada takutnya kena kolesterol kumat, darah tinggi karena gula,” ucapnya sembari disambut gelak tawa jamaah.

Ustadz Abdul Somad kembali menegaskan jangan menyesali apabila kedua orangtua sudah tidak ada.

Baca Juga: Ustadz Abdul Somad Ungkap Alasan Muslim Harus Semangat Bersedekah, Ternyata Bukan Cuma Sebagai Amal Jariyah

“Jangan setelah dia meninggal dunia apa kita menangis mencakar dinding,” katanya.

Menurutnya, seorang anak yang menangisi kepergian kedua orangtua dianggap tidak bisa membahagiakan semasa hidup.

“Itu menunjukkan dulu hidupnya tidak berbakti pada orangtua tidak menyenangkan hati orang tua. Sawit mu banyak tapi tak pernah satupun kau berikan pada dia. Duit banyak tapi tak pernah kau bahagiakan dia, bawa dia jalan-jalan senangkan hatinya bahagiakan dia Kalau engkau ingin rezekimu seperti rezeki raja-raja. Perlakukanlah Ayah dan ibumu seperti raja,” pungkasnya.***(Faizal)

Rekomendasi