Tak Lulus SD, Pria Buta Huruf di Blora Jateng Ini Punya Omset Miliaran Rupiah dari Jualan Es Krim

inNalar.com – Seorang lulusan kelas 1 SD yang sukses menjadi juragan es krim dengan omset mencapai miliaran ini adalah Sanawi.

Omset dari berjualan es krim yang ditekuninya bahkan mencapai 1,5 miliar rupiah.

Pria kelahiran tahun 1974 dari Blora, Jawa Tengah ini berasal dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga: Kisah Pilu Oei Hui Lan, Putri Konglomerat Semarang Jawa Tengah yang Sempat Jadi Ibu Negara Tiongkok

Sanawi memiliki ayah dengan profesi sebagai pengembala sapi. Akibat keterbatasan ekonomi, ia tidak dapat melanjutkan pendidikannya.

Dikutip dari akun YouTube Si Kutu Buku, juragan es krim ini bahkan tidak bisa membaca maupun menulis.

Sejak kecil, ia hanya fokus untuk mengembala sapi milik tetangga seperti profesi dari orang tuanya di kampung.

Baca Juga: Goa Peninggalan Jepang di Papua Memiliki Kisah Sejarah Perang Dunia ke-II, Benarkah Ditemukan 6000 Tulang?

Akan tetapi, segala keterbatasan tersebut tidak mematahkan semangatnya untuk mengubah nasib.

Tepat pada usia 16 tahun, orang tuanya meminta Sanawi untuk merantau ke Jakarta dengan modal Rp7.500.

Kemudian mulai mencari pekerjaan apapun asalkan bisa menghasilkan uang. Seperti kuli bangunan, pemborong cat, dan lainnya.

Baca Juga: Kilas Balik Sejarah Kontroversial G30S PKI: Kisah Dramatis Gerwani hingga Penahanan Selama Belasan Tahun

Pada tahun 2006, ia kemudian berpindah ke Samarinda bersama teman-teman proyeknya.

Sayangnya, tidak ada perubahan berarti di dalam hidupnya.

Ia pun mencoba mencari peluang usaha agar bisa meningkatkan perekonomiannya kala itu.

Saat itu Sanawi bertemu dengan temannya yang berjualan es krim hingga akhirnya ikut berjualan.

Melalui keuntungan dari pejualan produk ini, ia kemudian mengumpulkan uang secara rutin.

Kemudian berhasil membeli mobil dan motor yang dipakai untuk menujang usahanya. Lalu berusaha bergaul dengan pengusaha es krim lain yang sudah sukses.

Sanawi pun membuat jaringan penjualan es krim serta mengajak teman kulinya untuk mengembangkan usaha ini.

Walaupun ada banyak kendala, ia sudah resmi menjadi distributor es krim dengan sekitar 400 mitra di tahun 2010 lalu.

Usaha tersebut semakin berkembang dengan pesan hingga lebih dari 700 mitra dengan 27 sub distributor dari berbagai wilayah.

Seperti Samarinda, Makassar, Batam, Manado, Jakarta, dan lainnya. Tidak heran jika omsetnya bisa mencapai miliaran.

Saat ini sendiri Sanawi juga memiliki pabrik yang memproduksi cone es krim hingga 40.000 cone di Kudus, Jawa Tengah.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]