

inNalar.com – Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa saat ini Gibran sudah tidak lagi menjadi kader atau anggota dari PDIP.
Pasalnya, ia telah menjadi bagian dari Partai Golkar.
Terutama sejak pencalonannya sebagai calon wakil presiden bersama Prabowo Subianto.
Tidak hanya itu, Hasto bahkan telah menerima telepon dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Gibran disebut “dikuningkan” oleh partai golkar karena sudah diusung bersama Prabowo sehingga bukan lagi menjadi bagian dari PDIP.
Melansir dari Antara, Hasto juga mengungkapkan bahwa putra Presiden RI ini telah mengirim surat pengunduran dirinya.
Dengan begitu, secara etika politik telah terpenuhi sehingga benar-benar pamit dari PDI Perjuangan.
Sementara itu, Airlangga Hartarto sendiri telah menanggapi kabar yang menyebut bahwa Gibran masuk ke Partai Golkar.
Yakni melalui Angkatan Muda Pembaharuan Golkar.
Airlangga mengungkapkan untuk melihat saja nanti seperti apa hasilnya.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa telah melakukan komunikasi dengan Gibran.
Mengenai kegiatan apa saja selanjutnya maka tinggal menunggu saja.
Sedangkan menurut keterangan dari Ketua DPP Golkar, Dave Laksono mengatakan bahwa ia tidak membantah bahwa Gibran akan diumumkan sebagai bagian dari Golkar.
Ia menyebut bahwa Ketua Umum Golkar yakni Airlangga Hartarto nantinya yang akan menyampaikannya.
Tepatnya pada perayaan hari ulang tahun atau HUT ke-59 Partai Golkar pada Senin, 6 November 2023.
Dave sendiri enggan menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai hal ini.
Menurut keterangan dari Ahmad Doli Kurnia selaku Wakil Ketua Umum Golkar, bakal cawapres Gibran serta Presiden Jokowi dijadwalkan akan hadir pada acara HUT tersebut.***