

inNalar.com – Teryata selain Indonesia, Jepang juga merupakan negara yang mempunyai hari bersejarah atas bom atom yang terjadi di negaranya.
Pada 1945 tepatnya pada tanggal 6 dan 9 Agustus merupakan kejadian yang menggemparkan masyarakat dunia.
Yaitu pada 6 Agustus 1945 Amerika Serikat menjatuhkan bom atom ke kota Hiroshima yang membuat kehancuran hebat.
Baca Juga: Kumpulan Ucapan Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77, 17 Agustus 2022
Selanjutnya disusul oleh kota Nagasaki pada 9 Agustus 1945, yang juga membuat kehancuran hebat.
Harus diketahui bom atom adalah sejumlah bahan bakar berjenis Uranium yang daya ledaknya sama seperti 15 ribu ton TNT.
Namun dalam kejadian yang menimpa Hiroshima, 64 kg Uranium menjadi bahan peledak utama.
Baca Juga: Menlu RI Temui 62 WNI Korban Penyekapan di Phnom Penh
Sebelum kejadian Hiroshima dan Nagasaki, Jepang melakukan serangan kepada AS pada 7 Desember 1941.
Jepang menghancurkan kapal Pasifik AS yang berada di Pearl Harbour, Hawai pada 7 Desember 1941.
Sehingga membuat AS melakukan pembalasan dengan menjatuhkan 2 bom atom ke 2 kota besar di jepang.
Sebelumnya AS juga melakukan serangan kepada Jepang, yaitu menyerang ibukota Tokyo.
Sehingga mengakibatkan kehancuran yang luar biasa yaitu dengan peperangan AS dan Jepang.
Awalnya AS menargetkan beberapa kota seperti Kokura, Hiroshima, Yokohama, dan Kyoto.
Kokura menjadi target karena dinilai sebagai pabrik amunisi dan sebagai gudang senjata terbesar di jepang.
Hiroshima yang dianggap sebagai pusat industri dan markas militer terbesar di Jepang.
Yokohama juga merupakan tempat produksi pesawat, peralatan mesin, kapal, perangkat listrik dan penyulingan besar.
Sedangkan Kyoto, adalah pusat industri besar yang menjadi target berikutnya.
Namun, AS tidak menyetujui untuk melakukan pemboman di kota itu, dengan alasan kemanusian.
Menurutnya, walaupun Jepang dinilai kejam, tapi AS tidak akan menjatuhkan bom ke kota Kyoto.***