

inNalar.com – Muhaimin Iskandar atau yang lebih dikenal sebagai Cak Imin adalah cawapres dari capres Anies Baswedan.
Cak Imin memiliki rekam jejak dalam bidang perpolitikan Indonesia sejak berumur 33 tahun. Pada tahun 1999, dia terpilih menjadi anggat DPR RI dari PKB.
Tidak hanya terpilih sebagai anggota, Cak Imin bahkan juga berhasil menjadi Wakil Ketua DPR RI periode tahun 1999-2004 dan 2004-2009.
Karier Cak Imin terus menanjak. Setelah jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR RI berakhir, dia menjadi Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (2009-2014) dan Ketua Umum PKB (2014-2019).
Kemudian, pada tahun 2019 hingga sekarang, Muhaimin Iskandar menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI.
Kariernya yang mentereng ini membuat Cak Imin berhasil menumpuk kekayaan yang jumlahnya tidak sedikit.
Bahkan, hartanya tersebut sebanding dengan anggaran salah satu proyek negara, Inpres 2023, di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Adapun rincian keduanya adalah sebagai berikut.
Proyek Inpres 2023
Salah satu proyek Inpres (Instruksi Presiden) Nomor 3 Tahun 2023 adalah jalan hotmix di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Jalan ini membentang dari Desa Umakatahan, Umanen Lawalu, Lamundur, kemudian Forekmodok, hingga ke Desa Naima.
Proyek yang dikerjakan dari Agustus 2023 hingga Desember 2023 ini menghabiskan dana senilai Rp27,4 miliar.
Total dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.
Kekayaan Cak Imin
Dilansir inNalar.com dari laman E-LHKPN, kekayaan milik Muhaimin Iskandar berasal dari beberapa sumber yang di antaranya adalah tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, dan terakhir adalah kas dan setara kas.
Aset tanah dan bangunan yang dimiliki oleh Cak Imin berjumlah lima dan semuanya berada di Jakarta Selatan.
5 aset tersebut memiliki memiliki nilai mencapai Rp24.700.000.000 dengan tanah dan bangunan termahal berukuran 1.070 m2/500 m2 senilai Rp9.000.000.000.
Kemudian, untuk alat transportasi dan mesin, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) memiliki satu buah motor seharga Rp9.000.000 dan satu mobil senilai Rp250.000.000.
Harta bergerak yang dia miliki adalah senilai Rp171.500.000 dengan kas dan setara kas bernilai Rp2.150.000.000.
Total hasil keseluruhan kekayaan yang dimiliki oleh Cak Imin adalah Rp27.280.500.000 atau sekitar Rp27,2 miliar.
Angka tersebut hanya memiliki sedikit selisih dengan anggaran jalan hotmix di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berjumlah Rp27,4 miliar.***