

inNalar.com – Tagar ‘Enakan Twitter’ jadi trending topik di Twitter hingga pagi ini.
Warganet ramai-ramai gunakan tagar ‘Enakan Twitter’ untuk bandingkan media sosial Twitter dengan Threads.
Hingga pagi ini, telah ada 28,2 ribu tweet yang meggunakan tagar ‘Enakan Twitter’.
Baca Juga: Siapa Tentara Bayaran Wagner di Perang Rusia Ukraina? Berikut Profil dan Total Gajinya dalam Sebulan
Tagar ‘Enakan Twitter’ menjadi trending topik di Twitter sejak kemarin(06/07/2023) dimana aplikasi Threads secara resmi diluncurkan Meta.
Sebagian besar warganet yang menggunakan tagar ‘Enakan Twitter’ membandingkan fitur-fitur yang ada di aplikasi Twitter dan Threads yang baru saja diluncurkan.
Sebagai informasi, aplikasi Threads telah secara resmi dirilis kemarin(06/07/2023) dimana Mark Zuckerberg memberitahukan kabar tersebut melalui postingannya di Instagram.
“Threads sudah ada di sini. Selamat datang di Threads.” tulis Mark Zuckerberg di postingan Instagramnya.
Kemudian, Mark Zuckerberk menjelaskan lebih lanjut tentang aplikasi Threads yang baru saja dirilis tersebut.
Ia mengatakan bahwa Threads adalah ruang terbuka untuk umum dan bersahabat untuk berbincang-bincang.
Hingga hari ini(07/07/2023), aplikasi Threads telah diunduh lebih dari 5 Juta kali dan terdapat 12 ribu ulasan.
Kembali lagi mengenai tagar ‘Enakan Twitter’, warganet saling membandingkan antara Twitter dan Threads pasalnya fitur-fitur yang ada di Threads kurang lebih hampir sama dengan fitur yang ada di Twitter.
Dalam tagar ‘Enakan Twitter’ terdapat berbagai komentar dari warganet mengenai aplikasi yang baru saja dirilis oleh Meta Facebook tersebut.
Hingga terdapat akun centang biru di Twitter yang ikut berkomentar dan menggunakan tagar ‘Enakan Twitter’ yaitu akun Twitter @mafiawasit.
“Ga dulu, masih Enakan Twitter banget!” tulis komentar akun @mafiawasit dalam tagar ‘Enakan Twitter’.
Meskipun begitu, hingga kini masih banyak warganet yang penasaran tentang aplikasi Threads yang baru saja dirilis tersebut.***(Alfina Indira)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi