

inNalar.com – Syekh Ali Jaber membagikan ceramah mengenai Agar Kita Selalu Memiliki Sifat yang Ikhlas. Beliau memaparkan akan beda amalan ibadah sholat seseorang yang taat dan rajin dengan yang tidak.
Kita harus mengamalkan ibadah karena Allah SWT harus ikhlas bukan karena ingin dapat pujian dari manusia, kita harus istiqomah tanpa memikirkan pujian dari orang-orang lain, kata Syekh Ali Jaber.
Kata Syekh Ali Jaber kalau kita mau tahu diri seseorang mukmin atau munafik kira-kira bagaimana posisinya dalam sholat, khususnya takbiratul ihram, sudah dijaga atau sering masbuk (Makmum tertinggal rukun sholat berjamaah).
Baca Juga: Dilirik PSG dan Dua Klub Besar Liga Spanyol, Benjamin Pavard: Saya Fokus Piala Dunia 2022 Dulu Ya
Yang sering ibadahnya masbuk beda sama orang yang datang lebih awal, gamungkin sama disisi Allah SWT wallahi beda, Allah maha adil, ungkap Syekh Ali Jaber.
Semua masuk ke dalam surga sama-sama itu karena karunia dan rahmat dari Allah SWT, tapi tingkatan di dalam surga itu masing-masing karena amal ibadah.
Syekh Ali Jaber mengungkapkan, yang sering puasa senin kamis, yang sering tahajud, yang menjaga sholatnya gamungkin sama dengan orang yang malas ibadah. Walaupun sama-sama masuk surga, Allah SWT berikan karunia dua-duanya masuk surga.
Tetapi ada yang mampir dahulu, mampir kemana? Mampir ke neraka. Beda dengan yang Allah SWT berikan karunia masuk surga tanpa mampir dulu karna sempurnanya ibadahnya. Kata Syekh Ali Jaber.
Syekh Ali Jaber mengatakan, jaga ikhlas di awal amal, dipertengahan amal dan di akhir amal. Mungkin diawali dengan baik dan dipertengahan terdapat ujian sehingga ada hal-hal yang bisa merusak ikhlas kita.
Hati-hati dalam menjaga keikhlasan kita, agar kita terhindar dari sifat riya agar tidak hilang rasa keikhlasan kita. Karena ibadah semestinya karena Allah SWT, bukan karena untuk mendapat sanjungan dari manusia.
Baca Juga: Rahasia Buat Wajah Lebih Segar dan Cantik saat Bangun Tidur, yuk Lakukan 4 Cara Perawatan Alami Ini!
Kalau kita ikhlas beribadah karena lilahi ta’ala kita tidak akan perduli dengan hal apapun, yang kita pikirkan bagaimana cara Allah SWT senang dengan amalan ibadah kita.
Ketika kita melakukan perlakuan baik dengan niat lilahi ta’ala tapi orang lain menganggap perlakuan kita tidak baik kita tak usah perdulikan karna yang kita butuhkan hanya penilaian dari Allah SWT.
Biarpun hidup sendiri tapi amalan saya, saya tau ikhlas lilahi ta’ala tidak usah perdulikan manusia.
Hubungan kita sama manusia hanya saling mengisi, saling membagi kebaikan, kalau urusan kita sama Allah SWT jangan libatkan dengan manusia.
Doa terhindar dari Riya “Allahumma inni audzubika an usyrika bika wa ana a’lamu wa astaghfiruka lima la a’lamu wa astaghfiruka lima la a’lamu”
Artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari perbuatan menyekutuanMu di saat aku mengetahui dan aku mohon ampun dari sesuatu yang aku tidak mengetahui.”
Baca Juga: 3 Tips Perawatan Alami, Lakukan Sebelum Tidur agar Wajah Lebih Segar, Cantik dan Glowing saat Bangun
Itulah ceramah Syekh Ali Jaber serta doa yang dibagikan oleh beliau.***