

InNalar.com – Masih berkutat di seputaran kecamatan Munjungan. Jika dari pusat ibu kota kecamatan Munjungan, bergeser ke arah barat sejauh 28 Km.
Di kawasan ini terdapat desa yang begitu indah yang bernama desa Ngulung Wetan.
Sebagian besar bentang alam di desa Ngulung Wetan adalah berupa pegunungan, dan ternyata di dalam di desa Ngulung terdapat lembah datar yang sempit.
Lembah datar yang sempit tersebut sangatlah subur, bagaikan surga yang tersembunyi.
Nama lembah yang sempit tersebut adalah kawasan pantai yang sangat indah berada di kecamatan Munjungan Trenggalek,
Merupakan pantai yang sangat banyak populasi kerbaunya. Pantai yang diberikan pantai kerbau ini karena di kawasan pantai banyak kerbau yang berlalu lalang.
Akses menuju ke pantai kerbau ini belum ber aspal, jadi masih berbatu. Meskipun pantai kerbau sangat indah, namun belum ramai karena lokasinya yang jauh dari perkotaan.
Di kawasan pantai kerbau ini juga banyak dijumpai pohon-pohon kelapa yang menjulang tinggi.
Tentunya hal ini menambah keindahan dari pantai kerbau ini. Selain itu, pada siang hari juga nampak kelihatan tempat meneduh untuk sekedar istirahat maupun membeli makanan dan minuman.
Hanya terdapat beberapa warung makanan yang berjualan. Untuk saat ini, pantai kerbau masih dalam tahap berbenah.
Dilansir dalam unggahan video youtube @jejak Richard, di bulan Oktober ini pantai kerbau akan dilantik dan dijadikan sebagai tempat wisata andalan kabupaten Trenggalek.
Acara peresmian pantai nantinya akan dihadiri langsung oleh bupati Trenggalek.
Terlihat juga banyak dijumpai pemuda-pemudi yang sedang mendirikan tenda di pinggir Pantai Kerbau.
Dilansir dari laman adesta.kemeparekraf.go.id, pantai kerbau ini memiliki beberapa fasilitas, yaitu: area parkir, balai pertemuan, kamar mandi umum, aneka kuliner, mushola, dan juga selfie area.
Banyak cara yang bisa dilakukan untuk dapat menikmati suasana alam Pantai Kerbau, salah satunya adalah dengan berkemah dan bermalam di Pantai Kerbau.
Salah satu keunikan yang dimiliki Pantai Kerbau adalah terdapat sebuah sungai yang airnya mengalir dengan sangat jernih.
Sungai tersebut termasuk ke dalam sungai yang dangkal dan aman bagi pengunjung yang ingin bermain air di sungai.
Asal mula dinamakan Pantai Kerbau adalah karena di kawasan pantai tersebut dahulunya banyak warga yang memelihara hewan kerbau.
Pada saat ini, jumlah peternak kerbau di desa Ngulung Wetan jumlahnya sudah jauh berkurang. Untuk saat ini, jumlah orang yang ternak kerbau hanyalah 5 orang saja.
Pada pukul 10.00 WIB, kerbau yang awalnya di kandang ini akan dilepaskan bebaskan di sungai area pantai kerbau.
Semua kerbau yang dilepaskan ini menyeberangi sungai secara bergiliran satu per satu.
Keberadaan pengembala kerbau di sekitar pantai tentunya menjadi daya tarik tersendiri bagi pantai yang belum diresmikan ini.
Sudah jelas jika pemandangan kerbau sangat langka dijumpai di pantai yang lainnya. Selain terdapat hewan kerbau, di pantai tersebut juga terdapat pantai yang sangat indah.
Pemandangan di pantai kerbau ini terbilang sangat indah, alami, dan juga sepi karena belum diketahui oleh banyak orang.
Ketika orang datang ke pantai, pasti akan merasakan ketenangan dan merasa jika pantai milik sendiri karena sekitaran pantai yang masih sepi.
Deburan ombak di pantai kerbau ini terbilang tidak terlalu besar. Bagi pengunjung yang beruntung, dapat melihat secara langsung aktivitas para nelayan yang sedang menarik jaring yang sudah disebar.***