

inNalar.com– Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan wilayah yang kaya akan keindahan alam dan budaya.
Tidak hanya itu, kecantikan alami wanita-wanita di NTT juga menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang.
Di antara keindahan pulau-pulau di NTT, terdapat dua wilayah yang terkenal dengan pesona wanita-wanitanya yang begitu manis dan alami, yaitu Suku Sabu dan Gadis Manggarai.
Baca Juga: 5 Ular Paling Berbisa di Dunia Rupanya Ada di Sulawesi Utara, Nomor 1 Bukan King Cobra
Sabu adalah pulau kecil yang terletak di antara Pulau Sumba dan Pulau NTT. Wanita di Suku Sabu memiliki kecantikan yang begitu rupawan dan senyum yang sangat manis.
Mereka memiliki wajah yang alami tanpa banyak makeup, memberikan pesona khas wanita desa yang ramah dan menawan. Di Suku Sabu, para wanita tidak mematok belis atau mahar kawin yang tinggi dalam proses pernikahan.
Mereka cenderung lebih menghargai tanggung jawab dan usaha pekerja keras calon suami. Sifat ini mencerminkan kearifan budaya lokal yang mengutamakan nilai-nilai kekeluargaan dan kerja sama.
Baca Juga: Masjid Unik di Bali Ini Mirip Plek Seperti Pura, Lokasinya 7 Km Dari Denpasar, Sudah Tahu Belum?
Sementara itu, Gadis Manggarai, NTT, adalah pesona lain dari keindahan wanita-wanita di wilayah Flores, NTT.
Manggarai terletak di pulau Flores dengan udara yang sejuk dan pemandangan alam yang menakjubkan. Wanita-wanita Manggarai memiliki kecantikan yang tidak bisa dipungkiri.
Mereka memiliki intelektualitas yang tinggi dan wajah dengan bentuk oval serta kulit yang cerah dan putih. Kealaman dan kemurnian kulit menjadi salah satu daya tarik utama wanita-wanita Manggarai.
Baca Juga: Luasnya 3.981 Hektar, Candi Mungil di Jambi Ini Digadang Terluas se-Asia
Meskipun Suku Sabu dan Gadis Manggarai memiliki daya tarik kecantikan yang khas, perlu diingat bahwa keindahan wanita-wanita NTT tidak bisa diukur dari aspek luar saja.
Setiap daerah di NTT memiliki pesona tersendiri dan kecantikan alami yang beragam. Kecantikan wanita NTT tidak bisa dijadikan patokan tunggal karena setiap individu memiliki keunikan dan pesona masing-masing.
Penting untuk diingat bahwa kecantikan sejati tidak hanya terletak pada penampilan fisik, namun juga pada kepribadian dan kebaikan hati seseorang.
Sifat ramah, kepedulian, dan kedamaian yang dimiliki wanita-wanita NTT menjadi cerminan dari nilai-nilai budaya lokal yang mengajarkan untuk saling menghargai dan menyayangi sesama.
Kecantikan alami wanita NTT, khususnya Suku Sabu dan Gadis Manggarai, menjadi bagian dari pesona Indonesia yang memikat mata dunia.
Keberagaman budaya dan pesona alam NTT menjadi aset berharga yang harus dijaga dan dilestarikan.
Semoga, keindahan dan kearifan wanita-wanita NTT tetap terpancar dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang. ***(Fisqiyyah Awawin)