Surga di Sisi Lain Wonosobo, Pesona Desa Igirmranak Ini Cocok Jadi Tempat Healing Paling Candu se-Jawa Tengah


inNalar.com – Jawa Tengah memang surganya alam sejuk yang cocok buat healing tipis-tipis, apalagi ketika berkunjung ke Wonosobo.

Namun sudah kah pernah berkunjung Desa Igirmranak yang ternyata menyimpan sisi lain panorama Wonosobo, Jawa Tengah?

Desa ini menawarkan sepaket keindahan alam yang masih alami dan sejuk bak permata tersembunyi yang belum terjamah manusia.

Baca Juga: 50 Km dari Cilacap, Wisata Alam Hutan Pinus di Jawa Tengah Ini Hadirkan Berbagai Spot Menarik: HTMnya Cuma Rp13 Ribu

Suasana sejuk pedesaan Wonosobo yang asri inilah yang membuatnya cocok jadi tempat healing tipis-tipis.

Buat para penggemar touring, wajib banget berkunjung ke Desa Igirmranak yang berada di lereng Pegunungan Prau, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Jarak dari Dataran Tinggi Dieng ke desa ini sekitar 14,3 kilometer, sedangkan waktu tempuh perjalanannya 34 menit melalui Jalan Kejajar.

Baca Juga: Menyusuri Wisata Alam di Pangandaran dengan Panorama Bak Lukisan yang Dipopulerkan oleh Warga Prancis pada 1993: Dulunya Angker?

Sangat disarankan untuk menikmati keindahan alamnya dengan kendaraan roda dua atau motor.

Pasalnya sentuhan hehijauan alam akan terlihat menghampar di setiap sudut pemandangan jalur pedesaan.

Sebagaimana nama kampungnya ialah Desa Igirmranak, akan ada banyak ‘Igir’ atau perbukitan yang menjulang tinggi di sepanjang lanskap Wonosobo.

Baca Juga: Malang Rasa Switzerland, Restoran Estetik di Jawa Timur Ini Suguhkan Vibes Pedesaan Klasik Eropa

Saat mulai memasuki area desanya, kita akan mulai disuguhkan panorama ‘Mranak’ yang merupakan pepohonan khas desa terindah se-Jawa Tengah ini.

Ketika kita sudah melihat banyak batang pohon yang ditumbuhi banyak jamur di desa ini, itulah yang disebut dengan Pohon Mranak.

Untuk menjelajah seru menuju Desa Igirmranak yang ada di Wonosobo, Jawa Tengah ini memang paling pas menggunakan kendaraan motor.

Pasalnya kita akan melewati jalur setapak yang sisi kanannya dihiasi oleh pemandangan indahnya terasering persawahan.

Selain itu, ada pula tepi jurang yang cukup curam menghadap ke pegunungan indah yang membalut sebuah pemukiman terpencil di tengahnya.

Desa Igirmranak kini mulai dikembangkan Pemerintah Kabupaten Wonosobo sebagai kampung wisata.

Daya tarik terkuatnya adalah lanskap panorama yang memukau dan potensi pertanian yang menjadi maskot desa tersebut.

Melansir dari Portal Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Desa Igirmranak dahulu menjadi tempat persembunyian para pribumi pembela negara.

Tepatnya saat Perang Dipenogoro membuncah pada tahun 1825 – 1830, anak buahnya menjadi target kejaran tentara Belanda.

Demi menghindari kejaran para penjajah Belanda ini, mereka lari dan bersembunyi di Desa Igirmranak.

Lokasinya yang terpencil di sisi lain Pegunungan Prau inilah yang membuat desa cocok jadi lokasi persembunyian mereka.

Konon, keturunannya terwariskan hingga kini dan dari kisah itulah yang kemudian membuat kampung terindah se-Jawa Tengah ini lahir menjadi Desa Igirmranak.

Jika bertandang ke desa ini jangan lupa untuk mencoba kuliner Jamur Mranak yang menjadi signature khas pedesaannya.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]