

inNalar.com – Provinsi Jawa Timur saat ini masih beribukota di Kota Surabaya, yang mana letak kota ini berada terletak 800 km sebelah timur Jakarta.
Baru-baru ini, kabar mengenai pemindahan ibu kota Jawa Timur sedang mencuat di berbagai laman media sosial.
Karena banyaknya masalah yang terjadi, ibu kota Provinsi Jawa Timur kabarnya akan dipindahkan dari Surabaya.
Surabaya sendiri merupakan kota di Indonesia yang terkenal sebagai kota terbesar kedua di nusantara.
Namun, meskipun Kota Surabaya terkenal sebagai kota metropolitan di Indonesia, kota ini diklaim sebagai kota terrpadat penduduknya di Jawa Timur.
Surabaya memiliki luas wilayah sekitar 335,28 km², dengan kepadatan penduduknya berkisar 2.972.801 jiwa penduduk di tahun 2022.
Alasan yang paling kuat adanya wacana pemindahan ibu kota Jawa Timur dari Surabaya adalah karena adanya kemacetan.
Selain itu Kota Surabaya juga dianggap memiliki pertumbuhan penduduk yang sangat signifikan.
Sehingga Kota Surabaya disebut-sebut sudah tidak efisien lagi untuk menjadi ibu kota dari Provinsi Jawa Timur.
Baca Juga: Politisi PPP Yakin Kapabilitas Erick Thohir Mampu Perangi Radikalisme yang Menyusup ke BUMN
Dilansir dari laman YouTube @Bwi_channel, Kabarnya kota yang diwacankan jadi ibu kota baru Provinsi Jawa Timur itu memiliki luas wilayah 145,28 Km2.
Sedangkan populasi penduduk dari daerah ini juga dianggap stabil, karena penduduknya pada tahun 2022 tercatat sebanyak 895.387 jiwa.
Kota ini juga dianggap sebagai salah kota metropolitan di Indonesia.
Di kota yang diwacanakan jadi ibu kota baru Provinsi Jawa Timur ini memiliki berbbagai fasilitas publik yang sangat lengkap dan memadai.
Jadi wajar saja jika daerah ini terpilih sebagai salah satu kota yang diwacanakan untuk menggantikan Surabaya jadi ibu kota Jawa Timur.
Kota yang dimaksud unutk menggantikan Surabaya jadi ibu kota baru Provinsi Jawa Timur ini adalah Kota Malang.***