

inNalar.com – Prabowo disebut sebagai Presiden Indonesia yang tak hanya fokus di bidang pertahanan saja.
Generasi milenial dan Gen Z juga dapat manisnya proyek Prabowo, contohnya seperti program yang direncanakan, yaitu pembangunan 1 juta unit apartemen.
Tentu hal ini bisa memberikan solusi terhadap permasalahan perumahan yang kerap kali terjadi di tanah air.
Baca Juga: Jelang Pilkada 2024, Wakil Presiden RI Gibran Ingin Semua Pihak Taat Aturan
Menyadur dari YouTube Teknologi Populer, berikut ini adalah informasi mengenai mega proyek di Indonesia.
Jika dilihat masalah perumahan terutama di kawasan perkotaan semakin kompleks dari tahun ke tahun.
Adanya urbanisasi yang pesat telah memicu peningkatan permintaan akan hunian.
Baca Juga: Mau Lolos SKB CPNS 2024? Ketahui Materi Pokok dan 6 Tips Rahasia Ini
Sementara pasokan hunian ternyata tidak selalu memadai, terutama untuk hunian yang terjangkau bagi masyarakat kelas menengah ke bawah dan berdampak kepada para generasi milenial, dan generasi Z.
Untuk menghadapi tantangan besar dalam memiliki hunian, harga rumah yang terus naik, keterbatasan lahan, dan biaya hidup yang tinggi menjadi faktor penghambat utama.
Menurut data dari Badan Pusat Statistik atau BPS, kebutuhan rumah di tanah air mencapai sekitar 12,75 juta unit pada tahun 2021.
Baca Juga: IKN Habiskan Rp 51,4 Triliun, Tapi Asta Cita Prabowo Justru Abaikan Proyek Ini, Kenapa?
Kalau dilihat dari datanya, ada banyak anak muda yang belum memiliki hunian yang layak.
Di Jakarta, misalnya harga tanah dan rumah sudah mencapai tingkat yang sangat tinggi dan membuat generasi muda untuk sulit mendapatkan akses properti yang terjangkau.
Pada sisi lain sewa apartemen juga terus meningkat dan menambah beban finansial mereka.
Kini Prabowo merencanakan untuk membangun 1 Juta Apartemen di Indonesia.
Selain itu, beliau juga sudah menekankan bahwa biaya apartemen terus terjangkau bagi anak muda.
Tentu pembangunan ini diperuntukkan untuk anak muda yang belum memiliki rumah.
Proyek milik Prabowo terkait pembangunan 1 juta apartemen diharapkan dapat menjadi motor penggerak ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja dan peningkatan sektor konstruksi.
Bahkan program apartmen ini dirancang tidak hanya untuk menyediakan hunian layak tetapi juga hunian yang terjangkau dengan skema pembiayaan yang mudah diakses oleh anak muda.
Salah satu skema yang dibawa adalah skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan suku bunga rendah, subsidi uang muka, atau cicilan ringan yang dapat diakses oleh masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.
Presiden juga menekankan pentingnya peran pemerintah dalam memfasilitas kemudahan ini.
Menyadur dari X revolutia, setidanya Presiden RI punya social housing berupa 1 juta apartemen.
Ada banyak sumber keuangannya berasal dari kenaikan PPN dan cukai, pemotongan subsidi, hutang, tapera dan lain-lain.
Menyadur dari YouTube senjasore, Presiden RI memiliki pesan khusus untuk mengatasi masalah.
Presiden RI akan membangun giant sea wall dan social housing untuk mengatasi kekumuhan yang terjadi di tanah air. *** (Medina Sylvia Riyanto)