Super Cantik dan Unik! Desa Waerebo di NTT Ini Kalahkan 42 Negara dan Jadi Bagian Warisan Budaya Dunia

inNalar.com – Desa Warebo, salah satu desa yang ada di Kabupaten Manggarai, NTT menjadi bagian dari warisan budaya dunia.

Sebenarnya banyak sekali kebudayaan atau daerah di Indonesia yang menjadi bagian dari warisan budaya dunia.

Desa Waerebo mampu mengalahkan 42 negara lain dan berhasil menjadi bagian dari warisan budaya dunia pada Agustus 2012.

Baca Juga: Dana Desa Kabupaten Ciamis Jabar Tahun Ini Tembus Rp259 Miliar, Berikut Daftar Daerah Penerima Terbesar

Salah satu alasan mengapa desa di NTT ini menjadi bagian dari warisan budaya dunia adalah sisi unik dan keindahannya.

Bahkan Desa Waerebo di Manggarai juga dijuluki sebagai negeri di atas awan, saking indahnya dan berada di lokasi yang tinggi.

Negeri di atas awan ini berada pada area perbukitan yang ada di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga: Capai Ribuan Kasus dalam Setahun, 3 Daerah di Jawa Tengah Ini Sumbang Jumlah Kejahatan Paling Tinggi

Warga Desa Waerebo masih memegang tradisi masyarakat yang diturunkan oleh nenek moyang mereka.

Tercermin dari bangunan yang disebut Baruniang, rumah adat yang dijadikan tempat tinggal oleh seluruh warga desa.

Seluruh bangunan yang ada pada desa unik dengan julukan negeri di atas awan ini berbentuk kerucut.

Baca Juga: Capai 834 Ribu Jiwa, Inilah Kota dengan Jumlah Penduduk Terbanyak di Kalimantan Timur, Mudah Cari Pasangan?

Bangunan berbentuk kerucut tersebut merupakan rumah adat yang menjadi tempat tinggal warga desa hingga saat ini.

Dilansir dari YouTube KabarPedia, terdapat 7 bangunan utama di atas perbukitan Desa Waerebo dan dibangun dengan posisi melingkar.

Pada bagian tengah diantara bangunan rumah adat tersebut terdapat sebuah batu melingkar yang disebut dengan compang.

Compang sendiri biasanya digunakan oleh warga Desa Waerebo di NTT untuk beraktivitas dan mendekatkan diri kepada Tuhan, alam, dan leluhur.

Desa Waerebo ini memiliki lahan yang subur, sehingga mata pencaharian utama penduduk laki-laki adalah pertanian.

Sedangkan penduduk yang merupakan seorang wanita melakukan aktivitas memasak, mengasuh anak, menenun, dan juga membantu di perkebunan.

Desa di NTT yang dijuluki negeri di atas awan ini tidak hanya dikenal dengan keindahan alamnya saja, namun juga budayanya. ***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]