

inNalar.com – Program pengentasan kemiskinan secara besar besaran tengah digencarkan oleh Pemkab Bekasi pada tahun 2023.
Pemkab Bekasi dibawah kepemimpinan Dani Ramdan selaku PJ Bupati Bekasi mulai menjalankan program tahunan mereka.
Salah satu dari program mereka yaitu pengentasan kemiskinan di wilayah Bekasi.
Diketahui angka kemiskinan wilayah Bekasi kini berada di angka 5,2% berada dibawah rata rata presentasw kemiskinan provinsi, yaitu 8,2%.
Artinya sejauh ini pelaksanaan program tersebut dikatakan berhasil menurunkan presentase kemiskinan di wilayah Bekasi.
Lantas apa saja yang dilakukan pemkab Bekasi dalam mengentas kemiskinan di wilayah Bekasi?
Baca Juga: Pierre-Emile Hojbjerg Menghadapi Masa Depan Yang Tidak Pasti di Tottenham
Pertama, Pemkab Bekasi menyalurkan 9.600 kg beras kepada warga yang membutuhkan di wilayah Bekasi.
Tercatat 450 KK (1.600 jiwa) warga tidak mampu di desa Linggahjaya kecamatan Cabangbungin menerima bantuan ini.
Penyaluran beras kepada warga tidak mampu dapat menyokong kehidupan mereka yang dikatakan sulit.
Baca Juga: Infrastruktur Bekasi Kini Berubah Drastis di bawah Kepemimpinan Dani Ramdan Sebagai PJ Bupati
Selain itu, penyaluran beras juga akan dilakukan kepada warga tidak mampu di wilayah Bekasi lainnya.
Untuk mengentas kemiskinan lebih lanjut, pemkab Bekasi menerapkan program BEKASI PERMATA.
Program Bekasi permata ditujukak kepada lansia dan dhuafa di wilayah Bekasi.
Penyaluran bantuan berupa pengiriman rantang makanan untuk 30 warga lansia dan dhuafa setiap hari Jumat.
Hingga kini daerah yang menjadi fokus program BEKASI PERMATA yaitu desa jayasakti, kecamatan muaragembong.
Adanya program BEKASI PERMATA ditujukan dapat membantu kehidupan lansia dan dhuafa khususnya dari masalah kemiskinan. *** (Rifqi Putra Kurnia Haq)