Sungai di Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara Ini Airnya Berwarna Hitam, Bukan karena Limbah Pabrik, Tapi…

inNalar.com – Nunukan merupakan salah satu daerah di Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan negara tetangga yakni Malaysia.

Berbatasan langsung dengan Malaysia, di Nunukan terdapat sebuah sungai yang unik.

Tempatnya yang berlokasi di Nunukan ini menjadi salah satu destinasi wisata yang menarik.

Baca Juga: Jangan Sampai Punah! Ini 5 Alat Musik Tradisional Khas Kalimantan Utara, Nomor 1 Terdapat Ukiran Burung Sakral

Secara administratif, sungai yang unik ini berlokasi di wilayah Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan.

Untuk menuju ke tempat wisata ini, memang cukup jauh setidaknya membutuhkan waktu hingga 3 jam perjalanan menggunakan perahu long boat.

Namun, di saat perjalanan kalian akan disuguhkan panorama hutan hijau yang sangat asri.

Baca Juga: Dilarang Kencing 3 Hari! Suku di Kalimantan Utara Ini Miliki Tradisi Unik yang Masih Terjaga, Ternyata…

Arus sungai ini memang sangat deras dan sangat cocok untuk olahraga arum jeram atau river tubing.

Uniknya, warna air sungai ini berbeda dari lainnya yang berwarna biru atau kecokelatan.

Dilansir inNalar.com dari laman Direktori Pariwisata, air sungai ini berwarna hitam.

Baca Juga: Sering Dikira China, Sub-Etnis Suku Dayak di Kalimantan Utara Ini Pernah Muncul di Uang Pecahan Rp75 Ribu

Warna airnya yang berwarna hitam ini memang terlihat agak ngeri dan seperti sungai yang tercemar oleh limbah.

Namun, sebenarnya warna hitam ini disebabkan oleh kandungan gambut dan tanin yang ada di dalam sungai.

Maka dari itu, warna sungai ini yang menjadi daya tarik bagi para wisatawan.

Meskipun jaraknya terbilang jauh dan membutuhkan waktu yang lama, tetapi ada saja wisatawan yang berkunjung kesini.

Tak hanya menyuguhkan keindahan alam yang menawan, sungai ini juga memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Hal tersebut dikarenakan terdapat bekas-bekas benteng pertahanan Belanda yang dibangun untuk melindungi wilayah Nunukan dari serangan musuh.

Bahkan, benteng-benteng tersebut masih kokoh hingga saat ini dan menjadi saksi bisu sejarah Nunukan di masa lampau.

Sungai ini dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama Sungai Hitam.***

 

Rekomendasi