Sumbang Revenue PGEO 86 Juta USD, PLTP Ulubelu di Lampung PT Pertamina Geothermal Energy Sukses Aliri Listrik 244.000 Rumah, Kapasitasnya…


inNalar.com – Pembangkit Listrik EBT garapan Pertamina Geothermal Energy berhasil menyumbang cuan luar biasa bagi perusahaan.

Apabila menengok pendapatan usaha atau revenue dari sektor operasi sendiri, emiten berkode PGEO ini raih cuan besar dari PLTP Ulubelu di Lampung.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan per kuartal III tahun 2023, perolehan total pendapatan usaha PGEO bisa menembus 308 juta USD.

Baca Juga: Jumlah Aset Meroket hingga Rp27,9 Miliar, PT Indo Oil Perkasa Tbk Dirikan Perusahaan Join Venture

Sementara untuk penerimaan perusahaan dari hasil penjualan listrik dari pembangkit listrik Ulubelu mencapai 86 juta USD.

Perolehan dari operasional pembangkit listrik Ulubelu mendominasi dari segmen panas bumi lainnya seperti Lahendong, Kamojang, Lumut Balai, dan Karaha.

Sebagai informasi, PLTP Ulubeli berada di kawasan Wilayah Kerja Panasbumi (WKP) Gunung Way Panas di Lampung.

Baca Juga: Raih Pendanaan 68,36 juta USD, Revitalisasi Pelabuhan di Palu, Sulawesi Tengah Ini Sempat Terkendala Karakter Tanah, Kapan Beroperasi?

Pembangkit listrik ini mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 2011 silam.

Adapun hingga saat ini, terdapat empat unit PLTP Ulubelu yang berhasil pasok listrik 244.000 rumah.

Kapasitas pasokan listrik yang terpasang sebesar 220 Mega Watt (MW).

Baca Juga: Serap Dana Investasi Sebesar Rp1,7 Triliun, Pabrik Pupuk di Aceh Ini Mampu Memproduksi 500 Ton per Tahun

Dari total kapasitas produksi tersebut, 25 persen listrik yang dialirkan dari pembangkit listrik ini tersebar di Lampung.

Penting untuk diketahui, keberadaan pembangkit listrik berbasis energi bersih ini diyakini dapat kurangi potensi emisi hingga 1.114.000 ton CO2 per tahun.

Di samping itu, PLTP Ulubelu di Lampung ini berpotensi menghemat cadangan devisa migas sebesar 10.406 Barrel setara minyak perhari (BOEPD).

Baca Juga: Telan Rp5 Triliun! Kalimantan Timur Bakal Punya Mall Megah Super Unik, Rampung Kapan?

Dalam perjalanannya, pembangkit listrik unit 1 dan 2 memiliki kapasitas terpasang 2 x 55 MW dibangun pada tahun 2012.

Kemudian pengembangan kapasitas tambahan sebesar 55 MW melalui PLTP Unit 3 turut dibangun pada tahun 2016.

Adapun pembangkit listrik Unit 4 berkapasitas serupa juga dibangun pada tahun 2017.

Baca Juga: Habiskan Dana Rp1,7 Triliun, Pabrik Pupuk Baru di Aceh Ini Gunakan Teknologi Terbaru, Dampaknya…

Sebagai informasi tambahan, wilayah panas bumi Ulubelu di Lampung rupanya menyimpan cadangan panas bumi sebesar 300 MWe.

Jadi dalam hal ini Pertamina Geothermal Energy menjadi supplier uap PLTP milik Perusahaan Listrik Negara (PLN)

Selain wilayah panas bumi di Ulubelu, PGEO juga mengembangkan proyek lainnya di Lahendong, Lumut Balai, Hululais, hingga Karaha.***

 

Rekomendasi