Sukses Tangkap Galaksi SMACS 0723, Teleskop Milik NASA ini Bisa Digunakan Sebagai Mesin Waktu, Benarkah?

inNalar.com – Keberhasilan Teleskop Luar Angkasa James Webb milik NASA dalam menangkap gambar alam semesta terjauh membuat satu pertanyaan besar umum kembali mencuat ke muka publik.

Setelah NASA berhasil menangkap gambar gugusan Galaksi SMACS 0723 yang diketahui muncul 4,6 miliar tahun yang lalu, terbuka kembali mengenai rasa penasaran tentang benarkah sebuah teleskop mampu digunakan untuk melihat kejadian masa lalu?

NASA mengungkap sebuah trik khusus yang membuat sebuah teleskop mampu difungsikan sebagai mesin untuk melihat gambar alam semesta di masa lalu.

Baca Juga: Anak Ganjar Pranowo Jadi Perbincangan Netizen Indonesia, Bukan Hanya Soal Wajah Tampannya, Tapi…

Terdengar seperti sihir, tetapi dengan mengandalkan sifat cahaya, pihaknya berhasil menangkap galaksi yang disebut merupakan alam semesta dari hasil perjalanan waktu terjauh dibanding dengan temuan mereka sebelumnya.

Dilansir dari laman resmi NASA, hasil tangkapan gambar galaksi SMACS 0723 tersebut berhasil ditemukan pada 12 Juli 2022.

Dengan menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb, hasil tangkapan gambar galaksi paling jauh dan paling tajam sepanjang sejarah tersebut menunjukkan kepada kita bahwa teleskop ternyata bisa digunakan untuk melihat masa lalu.

Baca Juga: Hari Tani Nasional 24 September, Inilah Provinsi Penghasil Padi Terbesar di Indonesia dalam 3 Tahun Terakhir

Trik khusus yang digunakan para peneliti luar angkasa untuk melihat gambar alam semesta di masa lalu adalah dengan mengandalkan cahaya.

Cahaya memerlukan waktu untuk melakukan perjalanan yang sangat jauh di luar angkasa hingga kita bisa melihat kerlipannya dalam jarak tertentu dari bumi.

Sederhananya, saat kita melihat bintang berkelap-kelip dengan kilauan cahayanya, sesungguhnya gerakan cahaya tersebut berjalan dengan sangat cepat, yakni sekitar 1 miliar kilometer per jam.

Baca Juga: The Girl Fest Surabaya 2023 Hari Kedua Sukses Puaskan Beauty Enthusiast dan K-Pop Lovers

Begitu pula ketika kita melihat bulan di malam hari, maka sebenarnya yang kita lihat pada saat itu merupakan hasil perjalanan cahaya 1,3 detik yang lalu.

Meski contoh tersebut hanyalah sekilas pandang dari masa lalu yang singkat, tetapi begitulah cara kerja teleskop NASA, yakni dengan mengandalkan sifat cahaya.

Adapun tujuan para peneliti luar angkasa menggunakan teleskop untuk melihat masa lalu di antaranya adalah untuk mempelajari kondisi awal mula alam semesta terbentuk dan mengukur usianya.

Selain itu yang tak kalah pentingnya adalah, para peneliti dapat mengungkap struktur kosmis yang membentuk dan mengembangkan alam semesta.

Demikian cara kerja teleskop paling canggih milik NASA yang diklaim sebagai mesin yang dapat melihat masa lalu.***

Rekomendasi