Studi: Pengasuhan Anak oleh Kakek dan Nenek untuk Balita Tidak Membantu Kesejahteraan Ibu, Benarkah?

inNalar.com – Baru-baru ini terdapat sebuah penelitian yang menemukan bahwa pengasuhan anak oleh kakek dan nenek untuk anak balita tidak berdampak pada kesejahteraan sang ibu.

Bisa dibilang bantuan ekstra dari kakek dan nenek tidak membantu kedekatan ibu dan anak atau mengurangi konflik antara ibu dan anak.

Penelitian ini diteliti oleh beberapa akademisi dari beberapa universitas di Turki.

Baca Juga: Fun Fact! Diusulkan Sejak Tahun 60-an, Jembatan Terpanjang Se-Indonesia Ini Pernah Mangkrak, Apa Alasannya?

Para peneliti meneliti informasi dari sampel ibu yang tidak menemukan keharmonisan hubungan antara anak-anak mereka.

Menurut penelitian, emosi anak akan lebih stabil ketika mereka berusia 7 tahun.

Sementara itu, hubungan yang baik antara ibu dan anak akan terjalin sedemikian erat ketik sang anak mencapai usia 3 tahun.

Baca Juga: Berhiaskan Pohon Tabebuya, Batam Punya Pedestrian Terpanjang di Kepulauan Riau Senilai Rp37 M, Suasananya…

Para peneliti meneliti informasi atau data dari 1.495 ibu dan anak-anak mereka.

Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa waktu yang dihabiskan kakek dan nenek untuk merawat sang cucu selama setidaknya 6 bulan tidak berpengaruh secara signifikan dengan kesehatan mental dan kesejahteraan ibu.

Selain itu, tidak berpengaruh pula bagi hubungan ibu dan anak yang lebih baik.

Baca Juga: Rogoh APBN Rp246 Miliar, PLBN di Jayapura Papua Selesai Renovasi, Punya Rumah Dinas Sampai Pasar Ratusan Kios

Dari penelitian tersebut, terdapat 39,3 persen anak-anak menghabiskan anatara 1 hingga 10 jam dengan kakek nenek mereka.

Kemudian, 33,7 persen anak menghabiskan antara 11 hingga 20 jam dan 27 persen menghabiskan waktu diatas 21 jam.

Skala Skrining Kessler untuk Tekanan Psikologis digunakan untuk menilai kesejahteraan psikologis ibu.

Kesejahteraan ibu yang buruk dikaitkan langsung dengan sebagian besar konflik ibu dan anak dan berkurangnya kedekatan ibu dan anak.

Kesejahteraan ibu yang buruk dikaitkan dengan tingkat masalah perilaku, emosional, dan masalah lainnya.

Jadi, temuan para peneliti menunjukkan bahwa tidak ada hubungan langsung antara kesejahteraan psikologis ibu dan jumlah dukungan yang diberikan kepada keluarga.

Meskipun, sepasang tangan tambahan dapat berdampak pada kondisi ibu seperti stres dalam membesarkan anak, namun hal ini mungkin tidak cukup untuk mengurangi dampak buruk dari pola asuh orang tua seperti tekanan psikologis pada ibu.***

 

Rekomendasi