

inNalar.com – Penantian yang lama mengenai hadirnya stadion baru di Kota Makassar sangat memancing perhatian seluruh masyarakat Sulawesi Selatan.
Pasalnya, hingga saat ini keberlanjutan pembangunan dan renovasi stadion di Makassar masih menjadi tanda tanya publik.
Bagaimana tidak, proyek stadion yang digadang-gadang jadi yang terbesar di Sulawesi Selatan tersebut masih belum terselesaikan hingga hari ini.
Padahal, proges dari megaproyek stadion megah di Sulawesi Selatan tersebut telah mencapai angka 75 persen.
Namun, karena beberapa faktor penghambat, menjadikan keberlanjutan proyek stadion megah tersebut harus terpaksa terhenti.
Salah satu faktor penghambat proyek stadion megah di Makassar tersebut terhenti adalah mengenai struktur kontruksi bangunan tribunnya yang lemah.
Hal tersebut tentu tidak hanya pradugaan saja, karena hal ini telah diteliti atau diaudit oleh tim dari Pemprov Sulawesi Selatan.
Dari penelitian tersebut, dihasilkan keputusan bahwa jika proyek stadion megah tetap diteruskan, maka akan lebih berisisko besar.
Oleh karena itulah, pembangunan yang menghabiskan dana sekitar Rp240 miliar tersebut harus terpaksa dihentikan.
Dilansir dari berbagai laman sumber, dinyatakan bahwa pada tahun 2017 lalu, tribun lantai dua dari stadion tersebut dinyatakan ambruk.
Ambruknya tribun lantai kedua diduga disebabkan oleh cuaca ekstream yang melanda Kota Makassar Sulawesi Selatan.
Setelah hal tersebut terjadi, banyak oknum pemerintahan yang menyebutkan bahwa proyek stadion megah di Sulawesi Selatan tersebut hanya jadi besi tua yang habiskan anggaran miliaran rupiah.
Hal tersebut pun dibenarkan oleh publik, karena megaproyek tersebut tentu saja menggunakan anggaran yang tidak sedikit.
Dari berbagai penjelasan di atas, proyek mangkrak yang struktur tribunnya lemah adalah Stadion Barombong.
Selesainya proyek besar di Kota Makassar Sulawesi Selatan tersebut sangat dinantikan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama penggemar sepak bola.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi