

inNalar.com – Merkuri merupakan salah satu bahan yang sering kali disalahgunakan untuk produk pemutih wajah.
Di Indonesia sendiri, kulit putih masih menjadi anggapan untuk menentukan level kecantikan seseorang. Maka dari itu, kulit putih menjadi tujuan para kaum hawa untuk mempercantik diri.
Merkuri sendiri diklaim mampu menghambat pembentukan pigmen kulit atau melanin sehingga kulit tampak lebih putih atau serah dalam waktu yang sangat singkat.
Baca Juga: Tips Kulit Glowing Tanpa Make Up dan Skincare, Hanya Perlu Konsumsi 6 Jenis Makanan Ini !
Maka dari itu banyak orang yang menggunakan krim berbahan merkuri karena efek pemutih dari krim yang mengandung merkuri itu menunjukkan hasil dalam waktu yang singkat.
Namun, penggunaan krim yang mengandung merkuri ini memberikan dampak yang sangat buruk bagi kulit dan dapat merusak kulit wajah pengguna krim yang mengandung merkuri. Adapun tanda-tanda kerusakan wajah akibat penggunaan krim pemutih yang mengandung merkuri diantaranya,
1. Kulit mudah terkelupas
Penggunaan krim yang mengandung merkuri mungkin akan terlihat hasil baik pada awal pemakaian dengan wajah yang menjadi lebih putih. Tapi, lama kelamaan kulit kalian akan makin sering terkelupas dan juga gampang terkelupas akibat penggunaan krim yang mengandung merkuri. Maka dari itu, kulit pun menjadi terasa perih karena pengelupasan kulit secara terus menerus.
2. Lapisan kulit menipis
Akibat menggunakan krim yang mengandung merkuri dalam jangka waktu yang panjang dimana sering dan gampangnya kulit terkelupas akan membuat lapisan kulit semakin tipis. Kulit yang semakin tipis juga akan membuat pelindung kulit atau skin barrier menjadi rusak. Akibatnya, kulit mudah atau rentan mengalami masalah seperti bruntusan, iritasi, dan berjerawat.
3. Iritasi kulit
Krim yang mengandung bahan merkuri juga dapat memicu adanya iritasi kulit. Iritasi kulit ini akan membuat kulit kalian terasa perih, gatal dan muncul kemerahan pada kulit wajah. Jika kalian merasakan gejala ini, segera hentikan penggunaan krim pemutih yang mengandung bahan merkuri dan segera datang ke dokter kulit agar kerusakan kulit wajah kalian tidak bertambah parah.
4. Warna kulit berubah
Pada baha merkuri mengandung zat klorida yang dapat menghambat pembentukan menalin pada kulit wajah. Hal tersebutlah yang menjadi alasan kulit dapat menjadi putih dalam waktu yang singkat. Tapi, sayangnya perlambatan proses pembentukan melanin pada wajah bisa mengakibatkan perubahan warna kulit yang tidak merata, contohnya munculnya flek kecoklatan pada wajah secara masive.
5. Ruam kemerahan pada kulit
Gejala ruam kemerahan pada kulit wajah merupakan efek samping penggunaan krim pemutih yang mengandung merkuri yang paling umum muncul. Hal tersebut dikarenakan zat klorida pada merkuti tersebut yang membuat kulit terasa panas atau terbakar. Gejala ruam kulit ini bisa muncul dengan cepat atau bertahap setelah pemakaian krim pemutih yang mengandung bahan merkuri.***(Alfina Indira)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi