Stop Konsumsi Telur Mentah atau Setengah Matang! Ini Deretan Bahayanya Bagi Kesehatan

inNalar.com – Telur merupakan salah satu bahan makanan yang cukup populer dan sering dikonsumsi oleh masyarakat.

Telur biasanya diolah dengan cara direbus, digoreng, atau dibuat menjadi berbagai jenis olahan seperti omelet, telur dadar, atau telur orak-arik.

Namun, ada sebagian orang yang suka mengkonsumsi telur mentah atau setengah matang. Padahal, hal ini bisa berbahaya bagi kesehatan.

Baca Juga: Viral Buat Video Aesthetic ala Wes Anderson di TikTok, Siapa sih Sosok Aslinya?

Berikut adalah beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan akibat mengonsumsi telur mentah atau setengah matang :

1. Berisiko terkena infeksi bakteri

Salah satu bahaya utama dari mengonsumsi telur mentah atau setengah matang adalah risiko terkena infeksi bakteri seperti Salmonella.

Bakteri ini dapat terdapat pada kulit telur maupun di dalamnya. Ketika telur tidak dimasak secara matang, bakteri Salmonella dapat bertahan hidup dan menyebabkan keracunan makanan.

Baca Juga: Mengapa Memandang Langit Begitu Menenangkan? Ini Jawabannya Menurut Imam Al-Ghazali

2. Meningkatkan risiko terkena penyakit

Mengonsumsi telur mentah atau setengah matang juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit seperti tipes, diare, atau bahkan hepatitis A.

Hal ini disebabkan karena telur yang tidak dimasak matang sepenuhnya masih mengandung mikroorganisme yang berbahaya bagi kesehatan.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Sambangi Gus Baha Jelang Pilpres 2024, Ternyata Ini Tujuannya…

3. Gangguan pencernaan

Makan telur mentah atau setengah matang juga dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Telur mentah atau setengah matang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di perut, diare, mual, atau muntah.

Hal ini disebabkan karena enzim pencernaan manusia tidak dapat mengurai protein telur mentah sepenuhnya.

4. Mengganggu penyerapan nutrisi

Telur mentah atau setengah matang juga dapat mengganggu penyerapan nutrisi. Protein dalam telur mentah atau setengah matang tidak dapat dicerna sepenuhnya oleh tubuh, sehingga nutrisi dari telur tidak dapat diserap dengan maksimal.

Baca Juga: Keseringan Main HP Dapat Memicu Penyakit Jantung, Benarkah? dr Vito Beberkan Faktanya

5. Risiko alergi

Orang yang alergi terhadap protein telur juga harus menghindari mengonsumsi telur mentah atau setengah matang.

Telur mentah atau setengah matang mengandung protein yang belum dimodifikasi sepenuhnya, sehingga dapat memicu reaksi alergi pada orang yang sensitif terhadap protein telur.

Baca Juga: Benarkah Mie Instan Bisa Menyebabkan Penyakit Usus, Mitos atau Fakta? Begini Penjelasan dr Tirta

Untuk menghindari bahaya yang ditimbulkan oleh mengonsumsi telur mentah atau setengah matang, disarankan untuk selalu memasak telur dengan baik hingga matang.

Telur matang akan membunuh bakteri dan mikroorganisme berbahaya yang mungkin terdapat di dalamnya. Selain itu, hindari juga membeli atau mengonsumsi telur yang sudah memiliki kerusakan pada kulitnya.***(Rizqia Adlini)

 

Rekomendasi