

inNalar.com – Ternyata sosok ini yang mengetik naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 silam ditandai dengan dibacakannya teks proklamasi kemerdekaan oleh Bung Karno.
Dibalik peristiwa tersebut terdapat sosok penting yang berperan dalam mengetik naskah proklamasi tersebut.
Baca Juga: 10 Link Twibbon Ucapan HUT ke 77 RI, Berikut Cara Buat dan Bagikan di Medsos
Sosok tersebut yaitu Mohamad Ibnu Sayuti atau lebih dikenal sebagai Sayuti Melik. Beliaulah yang mengetik naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia.
Sayuti Melik lahir pada tanggal 22 November 1908 di Sleman, Yogyakarta. Sayuti Melik merupakan anak dari Abdul Mu’in alias Partoprawito dan Sumilah.
Pada masa mudanya, Sayuti Melik memulai pendidikan dari Sekolah Ongko Loro yang setingkat dengan sekolah dasar.
Baca Juga: Link Twibbon HUT RI ke-77 Tanggal 17 Agustus 2022, Berikut Cara Pakai dan Membagikannya
Sejak muda Sayuti Melik termasuk orang yang mahir dalam menulis. Beliau sering membuat tulisan mengenai politik, namun karena itu juga beliau berkali kali ditahan oleh Belanda.
Sayuti Melik menikah dengan S. K. Trimurti pada 19 Juli 1938 dan dikaruniai dua anak bernama Moesafir Karma Boediman dan Heru Baskoro.
Perlu diketahui bahwa Sayuti Melik termasuk salah satu anggota dari Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
Sebelum hari kemerdekaan Indonesia terdapat peristiwa Rengasdengklok, Sayuti Melik termasuk orang yang ikut dalam peristiwa tersebut.
Saat pembuatan naskah proklamasi sempat terjadi ketegangan karena para pemuda menganggap naskah tersebut seperti buatan Jepang.
Siapa sangka ternyata Sayuti Melik yang memberi gagasan agar naskah proklamasi ditandatangani oleh Bung Karno dan Bung Hatta.
Baca Juga: Istri Irjen Ferdy Sambo Ajukan Perlindungan Kepada LPSK, apa itu LPSK Tugas dan Sejarah Terbentuknya
Lantas Sayuti Melik diutus Bung Karno untuk mengetik naskahnya dan juga mengubah kalimat wakil – wakil bangsa Indonesia menjadi atas nama bangsa Indonesia.
Setelah kemerdekaan tepatnya pada masa orde baru Sayuti Melik berkecimpung di dunia politik dengan menjadi anggota DPR/MPR mewakili Golkar.
Sayuti Melik meninggal dunia tepatnya tanggal 27 Februari 1989, dimakamkan di TMP Kalibata.
Begitu besarnya peran dari Sayuti Melik dalam peristiwa kemerdekaan Indonesia, perjuangannya tidak akan pernah terlupakan.***