

inNalar.com – Soeharto adalah sosok presiden kedua Indonesia dan memiliki masa jabatan paling lama sepanjang sejarah.
Menggantikan pendahulunya, Soekarno, Soeharto adalah sosok pemimpin yang berasal dari militer.
Namun, ternyata selama menjabat di militer Soeharto pernah menolak permintaan dari Soekarno yang saat itu masih menjabat sebagi presiden.
Baca Juga: Privilege Soeharto saat Jadi Bawahan Bisa Tangkap Jenderal Bintang 2, Ternyata Ini Sosok Bekingannya
Melansir dari Buku Biografi Daripada Soeharto, Soekarno pernah memberikan perintah yang kemudian ditolak Soeharto.
Soekarno yang saat itu menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia memanggil Soeharto yang saat itu menjabat sebagai Komandan Resimen di ibukota.
Soekarno menjelaskan beberapa hal terakit situasi dan keadaan yang sedang terjadi saat itu.
Lalu Soekarno memberi perintah agar Soeharto menangkap Soedarsono yang terlibat dalam penculikan Perdana Menteri Sutan Syahrir.
Baca Juga: Peduli Penyandang Disabilitas, Soeharto di tahun 1994: Orang Cacat Bisa Jadi Dokter, Kenapa Tidak?
Soeharto menolak perintah tersebut karena Soedarsono adalah atasannya. Jika hal tersebut disetujui maka melanggar etika militer.
Soeharto hanya akan melaksanakan perintah tersebut jika Presiden Soekarno memberikan surat perintah tertulis atau memberikan perintah melalui Jenderal Soedirman.
Soekarno sempat marah menghadapi kekeraskepalaan yang dimiliki oleh Soeharto.
Soekarno yang saat itu merupakan orang nomer 1 di Indonesia tidak menyangka perintahnya akan ditolak.
Terlebih saat itu adalah pertama kalinya mereka berdua bertemu. Soeharto menenangkan Soekarno dengan berjanji untuk sellau menjaga pemerintahan dari upaya penggulingan kekuasaan.
Faktanya, pada 11 Maret 1966 terjadi peristiwa yang menyebabkan Soekarno harus mundur dari kursi presiden dan digantikan oleh Soeharto.
Peristiwa tersebut dikenal sebagai Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar). Peristiwa yang terjadi setelah pecahnya konflik G30S di 1965.
Itulah beberapa hal terkait peristiwa Soeharto yang pernah menolak perintah dari Presiden saat itu.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi