Sisi Lain Surga Bahari Kalimantan Timur, Kampung Nelayan di Bontang Ini Ternyata Berada di Tengah Samudra Borneo

inNalar.com – Soal keindahan surga bahari Kalimantan Timur pastinya sudah banyak yang paham pesonanya, tetapi bagaimana dengan kampung nelayan di Bontang ini?

Tahukah bahwa ada sebuah kampung nelayan di Bontang, Kalimantan Timur yang membangun pemukimannya di tengah luasnya samudra bumi Borneo.

Bukan Desa Muara Enggelam yang berada di tengah perairan danau, tetapi tepat di atas perairan lepas Kalimantan.

Baca Juga: Berasa Nginap di Candi, Hotel Unik di Magelang Ini Punya Arsitektur ala Warisan Budaya Kuno Jawa Tengah

Disebut kampung nelayan, karena dahulu kelahiran pemukiman ini berasal dari segerombolan nelayan yang mencari ikan di pesisir Bontang, Kalimantan Timur.

Uniknya lagi penduduk paling pertama di kampung nelayan Bontang ini adalah dua kakak-beradik yang berlayar dari Mamuju, Sulawesi Barat.

Pemukiman terunik di tengah hamparan bentang surga bahari ini akhirnya resmi menjadi sebuah desa.

Baca Juga: 50 Km dari Cilacap, Wisata Alam Hutan Pinus di Jawa Tengah Ini Hadirkan Berbagai Spot Menarik: HTMnya Cuma Rp13 Ribu

Tepat 25 tahun silam, pemukiman yang mengapung di atas lautan ini berdiri dengan nama Kampung Malahing.

Keindahan uniknya kini membuat desa tersebut mulai dilirik oleh pemerintah untuk dijadikan sebuah desa wisata.

Menariknya kampung nelayan yang dibangun di tengah hamparan samudra Kalimantan Timur ini telah dihuni oleh 196 orang penduduk.

Baca Juga: Menyusuri Wisata Alam di Pangandaran dengan Panorama Bak Lukisan yang Dipopulerkan oleh Warga Prancis pada 1993: Dulunya Angker?

Pemerintah Kota Bontang perlahan terus mendampingi kampung terunik ini agar akses infrastruktur terus berkembang meski jauh dari daratan.

Tentunya untuk bisa menuju ke desa tersebut perlu melalui jalur laut yang bisa ditempuh melalui Pelabuhan Tanjung Laut.

Waktu tempuh penyeberangan dari dermaga menuju kampung nelayan Bontang ini hanya 15 menit saja.

Jadi jangan bayangkan kita akan melihat lalu lalang parkiran mobil atau pun motor.

Pasalnya penduduk desa setempat memiliki kendaraan berupa perahu layar yang digunakan mereka untuk mencari ikan.

Kampung nelayan ini pun terus berkembang hingga pemukimannya telah memiliki akses wifi gratis yang disediakan oleh Pemerintah Kota Bontang.

Keindahan biota bawah laut dan eksotisme budaya masyarakat setempat membuat Kampung Malahing semakin dilirik pemerintah.

Desa ini mulai didorong menjadi salah satu destinasi wisata unik di Kalimantan Timur.

Bagi wisatawan yang berkesempatan mengunjungi kampung ini jangan sampai melewatkan makanan khas desa ini yang diolah dari beberapa jenis ikan.

Makanan khas Kampung Malahing yang patut dicoba adalah olahan dari ikan cumi, udang, dan teripang.

Desa nelayan di pinggiran Kota Bontang ini pun sudah menyediakan penginapan yang memiliki view menghadap ke laut lepas.

Para pengunjung yang menginap di sana akan bisa ikut merasakan langsung bagaimana suasana hidup di atas perairan samudra.

Dengan angin sepoinya, kita bisa menikmati surga bahari Kalimantan Timur dari sisi lain eksotisme geografis dan budayanya.***

Rekomendasi