Sir Jim Ratcliffe digadang akan mengakuisisi Liverpool atau Manchester United, Tapi Sekarang Fokusnya Kesini


inNalar.com – Liverpool baru-baru ini diisukan bersedia menjual kepemilikannya setelah 12 tahun berada di bawah Fenway Sports Group.

Disamping itu, sedang beredar kabar spekulasi yang semakin tersebar luas bahwa keluarga Glazer bersedia menjual sebagian sahamnya di Manchester United.

Namun Sir Jim Ratcliffe yang digadang akan mengakuisisi salah satu dari kedua klub itu merasa lebih fokus pada timnya sendiri yang berlaga di Liga Prancis, Nice untuk kembali ke puncak Ligue 1.

Baca Juga: Liverpool dan Manchester United Ngebet Banget Dapatkan Jude Bellingham, Sampai Rela Keluarkan Dana Segini

Juru bicara Ratcliffe sempat bersuara terkait rumor yang beredar dan mengatakan lebih fokus untuk klub Nice.

“Posisi kami telah berkembang sejak musim panas dan sekarang lebih memfokuskan pada Nice. Kami berambisi untuk meningkatkan klub Nice untuk kembali bersaing dengan PSG di papan atas,” tuturnya kepada The Telegraph.

“Ini akan lebih baik untuk investasi kami daripada membeli salah satu klub papan atas Liga Inggris,” tambahnya.

Baca Juga: Pinkan Mambo Bongkar Artis Inisial G yang Jadi Simpanan, Ternyata Begini Faktanya

Ratcliffe selalu diasumsikan akan tertarik untuk membeli Liverpool atau Manchester United, menyusul usahanya yang gagal mendapatkan Chelsea beberapa bulan yang lalu.

Ratcliffe gagal dalam upayanya untuk mengambil alih tim London barat itu dengan mahar 4 miliar pounds atau sekitar Rp72 triliun.

Pada akhirnya Chelsea dipinang oleh konsorsium raksasa asal Amerika yang dipimpin oleh Todd Boehly.

Baca Juga: Tasya Kamila Hamil Anak Kedua, Randi Bachtiar Malah Melow Saat LDR hingga Minta Ini ke Istri

Meski seorang fans Manchester United, namun orang kaya asal Inggris ini sekarang lebih memfokuskan waktu dan sumber dayanya untuk mengubah Nice menjadi tim terbaik untuk menggulingkan Paris Saint-Germain di puncak klasemen Ligue 1.

Perusahaan Ineos milik Ratcliffe, berhasil mengakuisisi tim Prancis tersebut dengan harga 91 juta pounds atau sekitar Rp1,6 triliun pada 2019 silam.

Sementara itu, di sisi lain keputusan FSG untuk menjual saham Liverpool juga membingungkan banyak publik.

Baca Juga: FSG Resmi akan Menjual Liverpool Dalam Waktu Dekat, Cibiran ‘Pelit’ dari Para Fans Jadi Salah Satu Alasannya

Mantan bek Manchester United Gary Neville juga berpendapat bahwa FSG sudah kehabisan dana untuk membiayai klub Liverpool.

“Mereka [FSG] benar-benar sudah tidak punya uang untuk bersaing dengan tim lain di liga,” ujarnya.

“Mereka telah mengembangkan stadion, mereka juga memiliki Jurgen Klopp. Berapa lama dia akan berada disana? Apakah dua tahun, tiga tahun?” kata Neville.

Baca Juga: 50 Link Twibbon Hari Pahlawan 10 November 2022 Lengkap dengan Jawaban Kenapa Diperingati pada Tanggal Itu?

Neville juga beranggapan bahwa keluarga Glazer selaku pemilik dari Manchester United juga akan mengikuti jejak FSG.

“Saya pikir keluarga Glazer akan berada dalam situasi yang sama. Saya menduga keduanya akan ‘out’ atau ‘part-out’,” tutupnya.

Banyak spekulasi yang beredar mengatakan bahwa FSG terdesak untuk menjual sahamnya karena rentetan hasil kurang baik di beberapa ajang musim ini.***

Rekomendasi