

inNalar.com – ini adalah sinopsis Tajwid Cinta episode 11 yang tayang hari ini tanggal 17 November 2022.
Tayang setiap hari di SCTV sinopsis Tajwid Cinta merupakan kelanjutan cerita sinetron ini kemarin.
Sinetron ini mendapat rating yang baik, bahkan masuk ke dalam 5 besar diantara para sinetron lain. Maka lihatlah sinopsis Tajwid Cinta pada artikel di bawah ini.
Pada sinopsis Tajwid Cinta menceritakan hubungan cinta segitiga Dafri dengan Syifa dan Alina.
Keseruan terus terjadi antara kisah cinta mereka. Bahkan kini Dafri dan Alina melakukan foto prewedding untuk melengkapi acara pernikahan mereka nanti.
Namun Alina juga mengajak Syifa untuk membantunya saat nanti. Syifa yang awalnya menolak kini menyetujui untuk ikut.
Sesampainya disana, Syifa yang melihat Dafri dan Alina bermesraan saat foto, membuat hatinya sedih.
Syifa merasa Dafri yang tidak mencintainya membuatnya yakin bahwa suaminya itu memang mencintai Alina.
Ia pun lantas merasa sebagai pengganggu pada hubungan itu.
Nadia yang mengetahui bahwa ada keponakannya itu langsung menyuruh orang untuk mencelakainya.
Ia merencanakan untuk mengatur lampu yang ada di studio foto itu agar nanti jatuh dan mengenai keponakannya.
Bak senjata makan tuan, sesaat setelah sesi foto berhenti sejenak, Alina yang sedang berada berdiri itu lalu terkena lampu yang sebelumnya dipersiapkan ibunya itu.
Dafri yang melihat hal itu lalu menjadi panik dan langsung membawa Alina ke rumah sakit.
Nadia yang marah mengetahui bahwa perbuatannya malah mengenai anaknya, lalu segera ke rumah sakit untuk menengok putri cantiknya.
Baca Juga: Ayu Dewi Bagikan Postingan Pergi Umrah Bersama Regi Datau, Netizen: Semoga Selalu Mesra
Kemarahan Nadia memuncak saat melihat Syifa yang tengah berada di rumah sakit.
Ia bahkan mencela keponakannya sebagai perempuan pembawa sial.
Mendengar hal itu Rachmat langsung menengahi istrinya itu. Rachmat meminta Nadia menghentikan perbuatannya dan mengajak untuk melihat putrinya.
Saat orang tua Alina datang, dokter langsung memberi tahu bahwa kondisi kritis yang dialami Alina telah terlewati.
Namun, Alina harus menjalani operasi karena kepalanya terbentur sangat keras. Tidak berhenti disitu, ia membutuhkan golongan darah untuk melanjutkan operasinya.
Dafri yang awalnya ingin membantu namun gagal karena ia tidak memiliki golongan darah yang sama dengan Alina.
Rachmat dan Nadia yang merupakan orang tuanya lalu melakukan tes darah untuk mengetahui apakah mereka dapat menolong Alina.
Di tempat lain, Syifa juga melakukan tes darah secara diam-diam untuk bisa membantu Alina.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi