Sindrom Baby Blues Bisa Serang Mental Ibu, Ini Peran Suami yang Harus Dilakukan


inNalar.com – Sindrom Baby Blues biasa menyerang hampir pada ibu yang baru saja melahirkan.

Umumnya sindrom Baby Blues dialami oleh para ibu dimulai dari hari pertama hingga hari keempat belas pasca melahirkan, dan mengalami puncaknya di hari kelima.

Di Indonesia sendiri tingkat kejadian sindrom Baby Blues diantara 50% hingga 70% dari wanita yang setelah melahirkan.

Faktor yang menentukan sindrom Baby Blues bisa bermacam-macam mulai dari hormon hingga tingkat depresi sang ibu.

Dikutip inNalar.com dari Jurnal Ilmiah Kebidanan dengan judul Karakteristik Ibu Postpartum dan Dukungan Suami dengan Baby Blues Syndrome, menyatakan penyebab sindrom Baby Blues salah satunya karena kurangnya dukungan dari suami.

Baca Juga: Para Ibu Jadikan Buah Pisang Sebagai MPASI! Ini Sejuta Manfaatnya untuk Tumbuh Kembang si Bayi

Sindrom ini memiliki gejala dan tanda-tanda seperti reaksi yang mudah depresi atau sedih yang dialami sang ibu, mudah menangis, mudah tersinggung, cemas, labil, dan cenderung menyalahkan diri sendiri.

Gangguan mental yang dialami sang ibu pasca persalinan dapat memperburuk kondisi kesehatan ibu tersebut.

Apalagi jika sampai sang ibu lemah karena memiliki gangguan tidur dan gangguan nafsu makan.

Peran dan dukungan suami untuk mengatasi sindrom Baby Blues sangat diperlukan.Terutama untuk menjaga kondisi mental sang ibu pasca melahirkan.

Baca Juga: Ibu Hamil Jangan Sekali-kali Pakai Jenis Skincare Ini, Si Jabang Bayi Bisa Kena Dampak Fatalnya

Suami harus bisa menjaga interaksi dan komunikasi yang aktif dengan istri baik sebelum melahirkan hingga setelah melahirkan.

Ibu yang baru melahirkan membutuhkan kesempatan mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka atas situasi yang sedang mereka cemaskan.

Kekhawatiran tersebut seringkali dapat diatasi dengan dukungan suami yang menghibur dan hal tersebut akan membuat perasaan sang ibu lebih tenang.

Penting untuk suami meluangkan waktu sejenak untuk sekedar mendengarkan dengan baik curhatan dari istrinya ketika ia merasa depresi, takut, dan sedih.

Selain itu, dukungan positif yang bisa diberikan oleh suami salah satunya membagi waktu yang ia miliki untuk membantu merawat anak.

Baca Juga: Bolehkah Ibu Hamil Minum Air Es Setiap Hari? Lantas Apa Bahayanya Bayi Besar? Begini Penjelasan Lengkapnya

Penyebab sindrom Baby Blues juga karena faktor kelelahan yang dialami sang ibu seperti kurang istirahat atau terlalu banyak aktivitas yang dilakukan.

Oleh karena itu, penting bagi suami selalu memperhatikan pola istirahat sang istri terutama pasca melahirkan.***

 

Rekomendasi