Simak Tata Cara Menyembelih Hewan Qurban yang Benar dan Sesuai Syariat Islam di Sini

inNalar.com – Mengetahui tata cara menyembelih hewan qurban yang benar dan sesuai syariat Islam merupakan hal yang penting. Terlebih, sebentar lagi pelaksanaan Hari Raya Idul Adha segera tiba.

Hari Raya Idul Adha akan diperingati pada tanggal 10 Juli 2022, dalam momen tersebut menyembelih hewan qurban tentu menjadi salah satu kegiatan yang sudah sangat dinantikan.

Saat menyembelih hewan qurban, tentu ada tata cara yang harus diikuti agar proses yang dilakukan benar dan sesuai syariat Islam.

Dilansir inNalar.com dari BSMU, berikut tata cara menyembelih hewan qurban yang benar dan sesuai syariat Islam:

Baca Juga: Link Beasiswa LPDP 2022 Tahap 2 Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftar dan Jadwalnya

1. Menyebut nama Allah

Saat menyembelih hewan, bukan hanya untuk kebutuhan qurban saja tetap harus dilakukan dengan menyebut nama Allah. Hal ini sudah disebutkan di Al-Quran, yaitu pada QS. Al An’am ayat 121.

“Dan janganlah kamu sekalian memakan daging binatang-binatang yang tidak disebut Nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan,”.

2. Baca Sholawat

Selain menyebut nama Allah, bersholawat juga termasuk tata cara menyembelih hewan qurban yang benar dan sesuai syariat Islam.

“Allahumma shalli ala sayyidina muhammad, wa ala ali sayyidina muhammad.”

Baca Juga: Geger Holywings Promosi Pakai Nama Muhammad dan Maria: Netizen Geram!

3. Rebahkan hewan, arahkan menghadap kiblat

Robohkan hewan secara perlahan ke sisi kiri. Bagian kepala hewan diarahkan untuk menghadap kiblat. Baik itu hewan maupun orang yang menyembelih juga dianjurkan untuk menghadap kiblat.

Saat proses perobohan hewan jangan dilakukan dengan kasar apalagi sampai menyiksa hewan. Tidak boleh membanting, menginjak, menarik ekor, kepala, ataupun bagian tubuh lainnya.

Lakukan proses ini dengan cara yang halus dan tidak menyakiti hewan.

Baca Juga: Holywings Digeruduk GP Anshor soal Promosi Alkohol Gratis untuk Nama Muhammad dan Maria

4. Dzabih dianjurkan untuk menginjakkan kaki pada bagian samping hewan

Dzabih atau orang yang akan menyembelih sebaiknya menginjakkan kakinya pada bagian samping hewan.

Mengenai hal ini para ulama juga menyetujui dan menganjurkan hal ini dilakukan untuk membiarkan kaki hewan bagian kanan tetap bergerak. Sesuai dengan hadits yaitu:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berqurban dengan 2 domba yang berwarna putih yang ada hitamnya, dan bertanduk, beliau menyembelihnya dengan tangannya, menyebut nama Allah dan bertakbir, dan meletakkan kakinya di bagian samping kambing.” (HR. al-Bukhari, 5558 dan Muslim, 1966).

5. Baca Takbir 3x

“Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, walillaahil hamd.”

Setelah membaca ‘Bismillah Allahu Akbar’, penyembelih atau Dzabih diperbolehkan untuk membaca salah satu di antara bacaan berikut ini:

a. “Hadza minka wa laka.”(HR. Abu Dawud 2795)

b. “Hadza minka wa laka ‘anniatau ‘an fulan (sebutkan nama orang yang berqurban/shohibul qurban)”. Bacaan ini berlaku jika orang yang menyembelih bukan shohibul qurban.

Baca Juga: 20 Link Twibbon Idul Adha 2022 dengan Desain Minimalis dan Elegan, Cocok untuk Dijadikan Kartu Ucapan

c. Berdoa agar Allah menerima qurban dengan doa, “Allahumma taqabbal minni atau min fulan (sebutkan nama shohibul qurban).”

d. Doa menyembelih hewan qurban sesuai sunnah: “Allahumma haadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minnii ya kariim.”(Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini, aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya, Wahai Tuhan Maha Pemurah, terimalah taqarrubku)
Catatan: Tidak ada do’a khusus yang panjang bagi shohibul qurban ketika hendak menyembelih hewan qurbannya sendiri.

6. Tidak memperlihatkan alat potong pada hewan qurban dan gunakan pisau yang sangat tajam

Proses pemotongan harus menggunakan pisau yang sangat tajam agar mempercepat proses penyembelihan dan tidak menyiksa hewan qurban.

Syarat sah penyembelihan hewan qurban adalah harus memutus 3 saluran di leher bagian depan yang posisinya ada di sisi bawah jakun. Yaitu:

Baca Juga: Mohamed Salah akan Balas Dendam ke Real Madrid 28 Mei Mendatang

1) saluran pernapasan (hulqum)

2) saluran makanan atau (mari’)

3) dua pembuluh darah atau wadajaain (dua otot yang ada di samping kanan dan kiri).

7. Setelah berhasil disembelih

Setelah berhasil disembelih, hewan qurban tidak boleh langsung diproses lebih lanjut. Tidak boleh untuk diikuti maupun langsung dipotong bagian tubuhnya kecuali diyakini sudah benar-benar mati.

“Dari Abu Waaqid Al Laitsy radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, Nabi Muhammad SAW bersabda: ‘Bagian apa saja yang dipotong dari hewan ketika hewannya masih hidup, maka ia adalah bangkai’.” (Hadits Riwayat Abu Dawud dan At Tirmidziy).

8. Gantung dengan tali

Gantung hewan qurban dengan tali yang kuat pada tiang pancang atau pengait. Lakukan secara terbalik sehingga bagian kepalanya mengarah ke bawah.

Hal ini dilakukan dengan tujuan mempermudah darah untuk mengalir keluar dengan lancar sehingga proses pembagian daging qurban bisa lebih mudah.

Baca Juga: Terungkap Golongan Darah Baby A Anak Aurel dan Atta, Dokter Sebut Ada Risiko Bayi Kuning

9. Ikat bagian usus dan anus agar isi lambung dan usus tidak mengotori daging qurban

Tata cara menyembelih hewan qurban sesuai syariat Islam diteruskan dengan proses pengulitan. Dimulai dengan cara membuat sayatan pada bagian tengah sepanjang kulit dada dan perut sampai kaki tengah.

Setelah selesai, lanjutkan dengan pembersihkan sisa kotoran pada saluran makanan. Pastikan semuanya sudah benar-benar bersih agar usus dan lambung tidak robek terkena pisau.

10. Ambil bagian dalam perut hewan

Ambil bagian dalam perut hewan seperti hati, ginjal, lambung, usus, paru, limpa, jantung, dan esofagus.

Simpan daging hewan qurban yang sudah dipotong rata pada kantong plastik atau wadah yang sudah disiapkan untuk dibagi kepada para penerima daging qurban.

Baca Juga: dr Aisah Dahlan Membagikan Cara Membentuk Karakter Anak, Ini Hal Pertama yang Harus Dilakukan

11. Bersihkan sisa proses penyembelihan

Buang limbah sisa proses penyembelihan ke tempat sampah. Jangan lupa untuk membungkusnya dengan plastik atau karung.

Itulah tata cara menyembelih hewan qurban yang benar sesuai syariat islam.***

Rekomendasi

Simak Tata Cara Menyembelih Hewan Qurban yang Benar dan Sesuai Syariat Islam di Sini

inNalar.com – Mengetahui tata cara menyembelih hewan qurban yang benar dan sesuai syariat Islam merupakan hal yang penting. Terlebih, sebentar lagi pelaksanaan Hari Raya Idul Adha segera tiba.

Hari Raya Idul Adha akan diperingati pada tanggal 10 Juli 2022, dalam momen tersebut menyembelih hewan qurban tentu menjadi salah satu kegiatan yang sudah sangat dinantikan.

Saat menyembelih hewan qurban, tentu ada tata cara yang harus diikuti agar proses yang dilakukan benar dan sesuai syariat Islam.

Dilansir inNalar.com dari BSMU, berikut tata cara menyembelih hewan qurban yang benar dan sesuai syariat Islam:

Baca Juga: Link Beasiswa LPDP 2022 Tahap 2 Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftar dan Jadwalnya

1. Menyebut nama Allah

Saat menyembelih hewan, bukan hanya untuk kebutuhan qurban saja tetap harus dilakukan dengan menyebut nama Allah. Hal ini sudah disebutkan di Al-Quran, yaitu pada QS. Al An’am ayat 121.

“Dan janganlah kamu sekalian memakan daging binatang-binatang yang tidak disebut Nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan,”.

2. Baca Sholawat

Selain menyebut nama Allah, bersholawat juga termasuk tata cara menyembelih hewan qurban yang benar dan sesuai syariat Islam.

“Allahumma shalli ala sayyidina muhammad, wa ala ali sayyidina muhammad.”

Baca Juga: Geger Holywings Promosi Pakai Nama Muhammad dan Maria: Netizen Geram!

3. Rebahkan hewan, arahkan menghadap kiblat

Robohkan hewan secara perlahan ke sisi kiri. Bagian kepala hewan diarahkan untuk menghadap kiblat. Baik itu hewan maupun orang yang menyembelih juga dianjurkan untuk menghadap kiblat.

Saat proses perobohan hewan jangan dilakukan dengan kasar apalagi sampai menyiksa hewan. Tidak boleh membanting, menginjak, menarik ekor, kepala, ataupun bagian tubuh lainnya.

Lakukan proses ini dengan cara yang halus dan tidak menyakiti hewan.

Baca Juga: Holywings Digeruduk GP Anshor soal Promosi Alkohol Gratis untuk Nama Muhammad dan Maria

4. Dzabih dianjurkan untuk menginjakkan kaki pada bagian samping hewan

Dzabih atau orang yang akan menyembelih sebaiknya menginjakkan kakinya pada bagian samping hewan.

Mengenai hal ini para ulama juga menyetujui dan menganjurkan hal ini dilakukan untuk membiarkan kaki hewan bagian kanan tetap bergerak. Sesuai dengan hadits yaitu:

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berqurban dengan 2 domba yang berwarna putih yang ada hitamnya, dan bertanduk, beliau menyembelihnya dengan tangannya, menyebut nama Allah dan bertakbir, dan meletakkan kakinya di bagian samping kambing.” (HR. al-Bukhari, 5558 dan Muslim, 1966).

5. Baca Takbir 3x

“Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar, walillaahil hamd.”

Setelah membaca ‘Bismillah Allahu Akbar’, penyembelih atau Dzabih diperbolehkan untuk membaca salah satu di antara bacaan berikut ini:

a. “Hadza minka wa laka.”(HR. Abu Dawud 2795)

b. “Hadza minka wa laka ‘anniatau ‘an fulan (sebutkan nama orang yang berqurban/shohibul qurban)”. Bacaan ini berlaku jika orang yang menyembelih bukan shohibul qurban.

Baca Juga: 20 Link Twibbon Idul Adha 2022 dengan Desain Minimalis dan Elegan, Cocok untuk Dijadikan Kartu Ucapan

c. Berdoa agar Allah menerima qurban dengan doa, “Allahumma taqabbal minni atau min fulan (sebutkan nama shohibul qurban).”

d. Doa menyembelih hewan qurban sesuai sunnah: “Allahumma haadzihi minka wa ilaika, fataqabbal minnii ya kariim.”(Ya Tuhanku, hewan ini adalah nikmat dari-Mu. Dan dengan ini, aku bertaqarrub kepada-Mu. Karenanya, Wahai Tuhan Maha Pemurah, terimalah taqarrubku)
Catatan: Tidak ada do’a khusus yang panjang bagi shohibul qurban ketika hendak menyembelih hewan qurbannya sendiri.

6. Tidak memperlihatkan alat potong pada hewan qurban dan gunakan pisau yang sangat tajam

Proses pemotongan harus menggunakan pisau yang sangat tajam agar mempercepat proses penyembelihan dan tidak menyiksa hewan qurban.

Syarat sah penyembelihan hewan qurban adalah harus memutus 3 saluran di leher bagian depan yang posisinya ada di sisi bawah jakun. Yaitu:

Baca Juga: Mohamed Salah akan Balas Dendam ke Real Madrid 28 Mei Mendatang

1) saluran pernapasan (hulqum)

2) saluran makanan atau (mari’)

3) dua pembuluh darah atau wadajaain (dua otot yang ada di samping kanan dan kiri).

7. Setelah berhasil disembelih

Setelah berhasil disembelih, hewan qurban tidak boleh langsung diproses lebih lanjut. Tidak boleh untuk diikuti maupun langsung dipotong bagian tubuhnya kecuali diyakini sudah benar-benar mati.

“Dari Abu Waaqid Al Laitsy radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, Nabi Muhammad SAW bersabda: ‘Bagian apa saja yang dipotong dari hewan ketika hewannya masih hidup, maka ia adalah bangkai’.” (Hadits Riwayat Abu Dawud dan At Tirmidziy).

8. Gantung dengan tali

Gantung hewan qurban dengan tali yang kuat pada tiang pancang atau pengait. Lakukan secara terbalik sehingga bagian kepalanya mengarah ke bawah.

Hal ini dilakukan dengan tujuan mempermudah darah untuk mengalir keluar dengan lancar sehingga proses pembagian daging qurban bisa lebih mudah.

Baca Juga: Terungkap Golongan Darah Baby A Anak Aurel dan Atta, Dokter Sebut Ada Risiko Bayi Kuning

9. Ikat bagian usus dan anus agar isi lambung dan usus tidak mengotori daging qurban

Tata cara menyembelih hewan qurban sesuai syariat Islam diteruskan dengan proses pengulitan. Dimulai dengan cara membuat sayatan pada bagian tengah sepanjang kulit dada dan perut sampai kaki tengah.

Setelah selesai, lanjutkan dengan pembersihkan sisa kotoran pada saluran makanan. Pastikan semuanya sudah benar-benar bersih agar usus dan lambung tidak robek terkena pisau.

10. Ambil bagian dalam perut hewan

Ambil bagian dalam perut hewan seperti hati, ginjal, lambung, usus, paru, limpa, jantung, dan esofagus.

Simpan daging hewan qurban yang sudah dipotong rata pada kantong plastik atau wadah yang sudah disiapkan untuk dibagi kepada para penerima daging qurban.

Baca Juga: dr Aisah Dahlan Membagikan Cara Membentuk Karakter Anak, Ini Hal Pertama yang Harus Dilakukan

11. Bersihkan sisa proses penyembelihan

Buang limbah sisa proses penyembelihan ke tempat sampah. Jangan lupa untuk membungkusnya dengan plastik atau karung.

Itulah tata cara menyembelih hewan qurban yang benar sesuai syariat islam.***

Rekomendasi