

inNalar.com – Puasa Syawal merupakan ibadah yang biasa dijadikan sebagai penyempurna bagi umat Islam usai Ramadhan.
Dalam hadit riwayat Imam Muslim menyatakan keutamaan menjalankan puasa Syawal yaitu pahalanya setara dengan berpuasa selama satu tahun.
“Barang siapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun. (HR Muslim).
Adapun pelaksanaan puasa Syawal yang utama bisa dilakukan enam hari setelah Lebaran, mulai dari tanggal 2, 3, 4, 5, 6 dan 7 Syawal.
Lebih lanjut, bisa juga dilaksanakan pada pertengahan Syawal atau bersamaan dengan puasa ayyamul bidh (pertengahan bulan).
Yaitu, mulai dari 13, 14, 15, 16, 17, 18, dan 19 Syawal atau dalam rentang waktu tertentu lainnnya.
Sehingga, jika muslim mengerjakan ibadah sunnah puasa Syawal tersebut akan mendapatkan ganjaran dari Allah SWT.
Untuk niat puasa Syawal, simak di bawah sebagaimana dikutip inNalar.com dari berbagai sumber.
Niat puasa Syawal:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
“Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatis Syawal lillahi ta’ala.”
Baca Juga: 19 Judul Lagu BTS di Album Antologi Terbaru Proof Beserta Judul Album dan Tahun Rilis
Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal besok karena Allah Ta’ala.
Demikian penjelasan mengenai niat puasa Syawal yang harus dipahami setiap orang Islam.
Semoga dengan melakukan ibadah tersebut, Allah SWT senantiasa memberikan kemuliaan dan pahala bagi yang melaksanakan puasa Syawal.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi