

inNalar.com – Berikut ceramah Gus Baha atau KH Ahmad Bahauddin Nursalim menjelaskan bagaimana seharusnya etika seorang santri ketika mengunjungi para kyai.
Gus Baha dalam Kanal Youtube pribadinya menerangkan bahwa sebagai seorang santri kita harus menaruh etika dan hormat kepada kyai.
Lebih lanjut, Gus Baha mengatakan bahwa rasa hormat itu harus tetap santri jaga walaupun dirinya sudah tidak tinggal di pondok pesantren.
Baca Juga: Cara Membuat Toner Alami Dari Air Kelapa Paling Murah Dan Aman.
“Orang-orang itu kadang nggak sopan, kalau suka Kyai itu didatangkan, itu nggak masalah. tapi sebetulnya dalam etika itu masalah,” ungkap Gus Baha
Ulama bernama lengkap KH Ahmad Bahauddin Nursalim itu mengatakan bahwa mendatangkan kyai itu tidak masalah.
Namun Gus Baha menambahkan bahwa dalam hal etika itu menjadi sebuah permasalahan tersendiri.
Baca Juga: Jadi Galak Saat Menstruasi? Ini Penyebab dan Cara Menghindari Mood
Permalasahan tersebut adalah kebanyakan santri yang sudah tidak berada di pondok bertemu dengan Kyainya ketika dirinya diundang ceramah.
Jadi hal itu yang menurut Gus Baha menjadi sebuah masalah dalam hal etika santri kepada kyainya.
Dimana sebagai seorang santri harusnya tetap rutin bersilaturahmi kepada kyainya bukan hanya pada saat mendatangkan ceramah saja.
Baca Juga: Jeremie Frimpong Jadi Perebutan Manchester United dan Bayern Munchen, Se-Jago Apa Sih Doi?
Istilah mengunjungi Kyai menurut Gus Baha disebut dengan Sowan, Jadi seorang santri harus tetap sowan kepada kyainya.
Gus Baha sendiri mengatakan bahwa permasalahan dalam hal etika itu sebenarnya bukan sebuah masalah yang serius.
Tinggal bagaimana para santri itu menanggapinya saja, agar tidak ada kesan bertemu dengan kyai hanya pada saat mengundang ceramah saja.
“Kalau seneng Kyai ya sowan ngaji, jangan sowan waktu mengundang ceramah saja,” imbuh Gus Baha
Gus baha menerangkan hal itu kepada para santrinya sambil tersenyum dalam unggahan video tersebut.
Memang kebesaran hati seorang Kyai dalam usaha menyambung silaturahmi haruslah kita jadikan panutan.***