Siap Habiskan Rp 556 Miliar, Mega Proyek Bendungan di Kalimantan Timur Akan Hubungkan IKN dengan Balikpapan

inNalar.com – Indonesia memiliki mega proyek bendungan terbesar dalam sejarahnya.

Proyek bendungan megah ini adalah simbol kemajuan dan komitmen pemerintah Indonesia dalam mengelola sumber daya air dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Bendungan yang dimaksud bernama Sepaku Semoi terletak di Kalimantan Timur, yang merupakan salah satu wilayah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia.

Baca Juga: Telan Dana Hingga Puluhan Triliun, Proyek PLTN di Kalimantan Barat ini Miliki Kapasitas 35 GW pada Tahun 2060

Bendungan ini memiliki kapasitas tampung air yang luar biasa, tak tanggung-tanggung, bendungan ini mampu menyimpan lebih dari 10 miliar meter kubik air.

Dengan kapasitas penyimpanan air yang luar biasa, pembangunan bendungan Sepaku Semoi diperkirakan habiskan anggaran hingga Rp 556 Miliar.

Kapasitas ini akan mendukung pasokan air untuk irigasi pertanian, pembangkit listrik tenaga air, dan pasokan air minum bagi penduduk setempat.

Baca Juga: Lenyapkan Anggaran Sebesar Rp 228,4 Miliar, Ini Fakta Mega Proyek Stadion Mangkrak di Cirebon, Alasannya…

Biaya pembangunan bendungan Sepaku Semoi adalah salah satu yang paling mahal dalam sejarah proyek infrastruktur di Indonesia.

Pasalnya, Sepaku Semoi dapat memberikan air sebagai bahan baku sebanyak 2.500 liter/detik.

lebih rinci, air sebanyak 2000 liter/detik dipergunakan untuk Ibu Kota Nusantara dan kemudian 500 liter/detik untuk Balikpapan.

Baca Juga: Sudah Berdiri Sejak 1991, Pabrik Permen Terbesar di Jawa Timur Ini Gulung Tikar Bukan Karena Hutang, Lalu?

Total anggaran proyek ini mencapai lebih dari 150 triliun rupiah. Dana investasi ini berasal dari berbagai sumber, termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pinjaman internasional.

Proyek Bendungan Sepaku Semoi memiliki beberapa fitur yang menaakjubkan, termasuk tinggi bendungan yang mencapai lebih dari 200 meter.

Selain itu, bendungan ini dilengkapi dengan instalasi modern untuk mengontrol aliran air, sehingga dapat menjaga kestabilan aliran sungai dan mencegah risiko banjir di hulu dan hilir.

Wamenkeu mengatakan bahwa bendungan ini menjadi penghubung antara Balikpapan dengan Ibu Kota Nusantara.

Bendungan Sepaku Semoi juga akan menjadi destinasi wisata yang menarik, dengan pemandangan yang spektakuler dan potensi untuk pengembangan ekowisata di sekitarnya.

Ini diharapkan akan memberikan dorongan tambahan bagi ekonomi lokal.

Proyek ini menciptakan lapangan kerja dan peluang bisnis baru di wilayah sekitarnya, serta memberikan pengalaman dan peningkatan keterampilan bagi pekerja konstruksi.

Bendungan Sepaku Semoi adalah bukti konkret dari komitmen Indonesia dalam menghadapi tantangan air dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bendungan ini dapat menekankan pentingnya menjaga dan merawat bendungan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang. ***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]