

inNalar.com – Duta Besar (Dubes) adalah jabatan diplomat yang ditempatkan di luar negeri, posisinya setara dengan kepala negara.
Menjadi Dubes sangat menarik bagi kalangan orang tertentu, karena menyuguhkan pengalaman unik yang tidak bisa ditemukan di Indonesia.
Bukan hanya pengalaman, Dubes wilayah Afrika misalnya, mereka bisa menjadi milyader hanya dalam 11 bulan, karena besarnya tunjangan yang diberikan.
Presiden Joko Widodo telah mengesahkan ketentuan besaran subsidi yang diberikan dalam Peraturan Presiden Nomor 65 Tahun 2019.
Misi Pejabat Diplomat
Pejabat diplomat terdiri dari Menteri Luar Negeri, Duta Besar (Dubes), dan pejabat lain yang berkaitan dengan perhubungan luar negeri.
Pejabat diplomat dibentuk oleh pemerintah, khusus untuk menangani ikatan dan hubungan dengan negara lain atau negara penerima.
Menjadi Menteri Luar Negeri atau Dubes, tentunya harus menguasai bahasa asing, dan memahami budaya negara penerima.
Penguasaan bahasa asing dan pemahaman akan budaya negara lain inilah yang menjadi nilai plus pejabat diplomat, sebagai jabatan berkelas.
Duta Besar (Dubes)
Menilik Perpres Nomor 65 Tahun 2019, saat ini jumlah negara penerima telah mencapai 131, dari 9 wilayah yang berbeda.
Setiap Dubes ditempatkan di ibu kota dari 131 negara tersebut, dan memiliki bangunan kantor diplomat sendiri.
Tugas kedutaan besar adalah memelihara hubungan diplomasi dengan negara penerima, seperti perdagangan, politik, dan lain-lain.
Tunjangan untuk Dubes
Jumlah subsidi yang dicairkan setiap bulan berbeda-beda, tergantung wilayah dan negara masing-masing kedutaan.
Kabarnya, Dubes RI yang menjadi perwakilan wilayah Afrika bisa menjadi milyader hanya dalam waktu 11 bulan.
Jumlah yang sangat fantastis, mengingat tugas kedutaan yang tidak ringan, yakni harus memiliki pengetahuan yang luas.
Berikut ini adalah daftar tunjangan Dubes RI wakil Afrika, beserta kisaran rupiah saat artikel ini ditulis:
Abuja: USD5.900, atau sekitar Rp90.373.250,- (90 juta 373 ribu 250 rupiah)
Pretoria: USD6.000, atau sekitar Rp91.905.000,- (91 juta 905 ribu rupiah)
Cape Town: USD6.000, atau sekitar Rp91.905.000,- (91 juta 905 ribu rupiah)
Dar Es Salaam: USD5.800, atau sekitar Rp88.841.500,- (88 juta 841 ribu 500 rupiah)
Dakar: USD6.100, atau sekitar Rp93.436.750,- (93 juta 436 ribu 750 rupiah)
Harare: USD5.200, atau sekitar Rp79.651.000,- (79 juta 651 ribu rupiah)
Khartoum: USD6.000, atau sekitar Rp91.905.000,- (91 juta 905 ribu rupiah)
Alger: USD5.900, atau sekitar Rp90.373.250,- (90 juta 373 ribu 250 rupiah)
Tunis: USD5.800, atau sekitar Rp88.841.500,- (88 juta 841 ribu 500 rupiah)
Windhoek: USD5.800, atau sekitar Rp88.841.500,- (88 juta 841 ribu 500 rupiah)
Antananarivo: USD5.200, atau sekitar Rp79.651.000,- (79 juta 651 ribu rupiah)
Addis Ababa: USD5.600, atau sekitar Rp85.778.000,- (85 juta 778 ribu rupiah)
Nairobi: USD5.500, atau sekitar Rp84.246.250,- (84 juta 246 ribu 250 rupiah)
Tripoli: USD5.700, atau sekitar Rp87.309.750,- (87 juta 309 ribu 750 rupiah)
Rabat: USD5.700, atau sekitar Rp87.309.750,- (87 juta 309 ribu 750 rupiah)
Maputo: USD5.200, atau sekitar Rp79.651.000,- (79 juta 651 ribu rupiah)
Demikian daftar besaran tunjangan yang diperoleh Dubes RI wakil wilayah Afrika setiap bulan. Semoga bermanfaat. ***