Sering Menjadi Korban Rasisme, Vinicius Junior: Rasisme adalah Hal Normal di Liga Spanyol!


inNalar.com
– Nama Vinicius Junior akhir-akhir ini sedang ramai diperbincangkan oleh publik sepakbola. Hal ini lantaran isu rasisme yang kerap ia dapat terutama saat bertandang ke markas Valencia (21/5/2023).

Penyerang Real Madrid tersebut menyatakan bahwa rasisme adalah kenyataan yang menyedihkan di La Liga.

Vinicius menggambarkannya sebagai ‘hal biasa’, setelah insiden di mana dia diduga menjadi sasaran nyanyian kasar selama pertandingan melawan Valencia.

Baca Juga: Barcelona Pastikan Jadi Juara La Liga atau Liga Spanyol 2022-2023 Usai Gebuk Espanyol

Pertandingan sempat dihentikan sementara setelah Vinicius menunjukkan kepada wasit orang-orang yang diduga melakukan perbuatan tersebut dari belakang salah satu gawang.

Vinicius kemudian mengirimkan sebuah pernyataan di Instagram dan Twitter, dengan mengatakan bahwa Brasil menganggap Spanyol sebagai negara rasis.

Pemain asal Brazil tersebut menganggap bahwa kejahatan tersebut disetujui di Spanyol pada umumnya, dengan menyatakan bahwa ‘Rasisme adalah hal normal di La Liga.’

Baca Juga: Cek Fakta: Arya Saloka Resmi Bercerai dengan Istrinya, Putri Anne

“Ini bukan pertama kali, atau kedua kali, atau ketiga kali. Rasisme adalah hal normal di La Liga. Kompetisi ini menganggapnya normal, begitu juga federasi, dan lawan-lawan mendorongnya,” tulinya.

Ia juga mencatut nama legenda Brazil seperti Ronaldo dan Ronaldinho serta legenda La Liga lainnya seperti Messi dan Cristiano Ronaldo yang dulu diidolakannya dan bermain dengan apik di La Liga.

“Kompetisi ini dulu dipunyai oleh Ronaldinho, Ronaldo, Cristiano (Ronaldo) dan (Lionel) Messi, (tapi) sekarang dimiliki (diatur) oleh para rasis,” lanjutnya.

Baca Juga: Prediksi Brighton vs Manchester City di Liga Inggris: Susunan Pemain, Head to Head dan Link Live Streaming

Vinicius juga harus mendapat kartu merah pada menit ke-97 karena melakukan tindakan keras terhadap Hugo Duro dari Valencia. Ini adalah kartu merah pertamanya di La Liga.

Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti mengatakan bahwa apa yang terjadi pada hari itu tidak seharusnya terjadi.

Dia mengatakan bahwa stadion harus berhenti meneriakkan ‘monyet’ kepada pemainnya, dan pertandingan harus dihentikan.

Baca Juga: Video Syur 47 Detik Mirip Pacar Anak Haji Faisal Diduga Disebar oleh Mantan Rebecca Klopper Sendiri

La Liga mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka akan menyelidiki dan mengambil “tindakan hukum yang sesuai” jika ada kejahatan kebencian yang teridentifikasi melakukan tindak kejahatan ini.

Pihak internal penyelenggara juga meminta orang-orang untuk mengirimkan bukti rekaman yang relevan dengan tuduhan tersebut.

Presiden La Liga Javier Tebas juga menulis di Twitter bahwa Vinicius dua kali tidak hadir dalam pertemuan untuk membahas apa yang bisa dilakukan La Liga dalam kasus rasisme.

Baca Juga: Profil Rizky Pahlevi, Mantan Rebecca Klopper Diduga Jadi Penyebar Video Syur Pacar Anak Haji Faisal

“Sebelum Anda mengkritik dan memfitnah La Liga Anda perlu memberi tahu diri Anda dengan benar,” kata Tebas.

Vinicius mengkritik postingan itu karena ia merasa lebih disudutkan daripada para pelaku rasis sendiri. Seakan-akan ia sendirian berjuang melawan rasisme yang sudah mendarah daging di Spanyol bahkan sudah memasuki La Liga.***(Dadang I)

Tag: Rasisme, Vinicius, La Liga

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]